24 Komentar Tulisan

Nahkoda Kapal Bocor • penulis: ~Dewo, 21 Mei 2009 20:37:28 • Lucu +6

Saat ini nahkoda kapal kita akan diganti karena masa tugasnya cuma 5 tahun. Kita tahu bahwa kapal kita ini memiliki kebocoran di sana-sini. Entah mengapa, kebocorannya selalu ada. Tambal sana, bocor sini. Tambal sini, bocor sana.

Menampilkan 1 - 24 dari 24 komentar.
agoos kapalnya nyeremin.....
mendingan gue naik pesawat aja ...... :)
lebih cepat lebih baik...wkwkwkwkk
21 Mei 2009 20:49:32
agoos kapalnya nyeremin.....
mendingan gue naik pesawat aja ...... :)
lebih cepat lebih baik...wkwkwkwkk
21 Mei 2009 20:51:15
Gamal Setiap kapal memiliki "bilge", yaitu kompartemen di bagian paling bawah lambung kapal untuk menampung bocoran air.
Kapal Indonesia ini memiliki bilge yang sangat besar, sehingga walaupun dilanda kebocoran hebat, namun kapal tetap mampu berlayar.
Tetapi banyaknya jumlah air di dalam bilge menyebabkan laju kapal menjadi lambat.
Air dalam bilge harus dikuras dan kebocoran harus ditambal agar kapal bisa melaju kencang.
Merdeka!
21 Mei 2009 20:51:44
rif jangan yang perempuan, bikin anak kapal gak konsen
21 Mei 2009 21:16:28
Dh2L Kapal Layar berlayar Mencari Pengalaman ke negeri sebarang sambil memancing ikan.Penumpang tidak ada Kelas ,Hidangan pun sama Lama berlayar persediaan Ransum 6 bulan.Merapat Turun ke darat Ransum di darat dan di laut ternyata berlimpah.merujuk Tiga Nahkoda.pilih siapa Ya .... Akang akang
21 Mei 2009 21:38:00
ichanx nenek moyangku seorang pelaut
21 Mei 2009 22:10:37
Google Faktor vibrasi dalam desain struktur kapal adalah suatu fenomena yang harus dipertimbangkan dalam juga karena akibat buruknya dapat mempengaruhi instrumen maupun orang yang ada di dalamnya.
Oleh karenanya struktur geladak utama atau main deck terutama pada bagian bawah deck crane harus di analisa seberapa besar pengaruhnya terhadap kekuatan struktur kapal akibat penambahan deck crane

Kebanyakan kapal terbuat dari besi dan baja. Massa jenis besi dan baja = 7,8 x 103 kg/m3 sedangkan masa jenis air = 1,00 x 103 kg/m3.
Dalam pertempuran laut, ancaman yang paling tinggi probabilitas terjadinya adalah serangan rudal anti-kapal yang ditembakkan dari kapal lawan. Ditinjau dari hukum Archimedes, kerapatan besi dan baja yg sering dipakai sebuah kapal, lebih besar dari kerapatan air. Dalam hal ini berat jenis besi dan baja = 7,8. seharusnya kapal yang terbuat dari besi dan baja tenggelam.
Lalu mengapa kapal tidak tenggelam ?

Minggu depan kita kembali lagi untuk pembahasan seputar kesetimbangan gaya2 di permukaan kapal
Selamat malam!
21 Mei 2009 23:48:17
ichanx kok jadi nyambung ama hukum archimides sih? =))
21 Mei 2009 23:57:28
Wonggantenk @Google

Ente anak mesin atau sipil (teknik kelautan)...he he he he

kan ada udara bro....., massa jenis yang dihitung ya massa jenis total dong, volume matters here
22 Mei 2009 00:03:53
Wonggantenk @Google

jadi ingat sewaktu 'berdarah - darah' belajar kuliah Struktur :)
22 Mei 2009 00:05:10
Wonggantenk gua dari jurusan TL duluna
22 Mei 2009 00:08:35
Jaka Sembung Bawa Golok Koreksi untuk profil 'nahkoda' ketiga...

"Nahkoda kapal ketiga yang berpengalaman menjadi asisten nahkoda merasa bahwa perjalanan dengan kapal laut terlalu lama dan tidak efisien. Bagi nahkoda ini; menunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan. Dia merencanakan akan merubah kapal laut menjadi kapal terbang, sehingga para penumpang bisa sampai di tujuan dengan lebih cepat!". :D
22 Mei 2009 00:09:13
Google @Fauzan
Sipil, arsitektur, mesin, kelautan utk pelajaran analisa struktur kan mirip2 :D
22 Mei 2009 00:19:03
CaNabi Kapal terbang Hercules
22 Mei 2009 00:20:41
Wonggantenk @Google

Gua anak Teknik Lingkungan dulunya (sebenarnya TL ini bagian teknik sipil, cuma banyak masyarakat yang menyalahartikannya dengan ilmu lingkungan/ekologi).

Kuliah rekayasa struktur adalah wajib, begitu juga mekanika fluida dan mekanika tanah
22 Mei 2009 00:22:59
ichanx jadi inget di kampus dulu himpunan gw suka gebuk-gebukan ama anak teknik sipil (plus kelautan) tiap wisudaan... *ngelantur* =))
22 Mei 2009 01:06:42
Wonggantenk @CaNabi

kalau struktur pesawat terbang, lebih rumit dari kapal perhitungannya, karena faktor aerodinamika

(untung nggak belajar, kalau TL expected outcome-nya cukup mengerti dasar-dasar konstruksi bangunan air, parit, bendungan, dan bangunan gedung sederhana)
22 Mei 2009 01:10:12
Wonggantenk dulu gua pakai soal konstruksi kapal dan Bendungan tanah untuk menyeleksi peneliti Teknik Lingkungan di sebuah institusi penelitian, yang sebagian pesertanya lulusan Teknik Sipil dan teknik Lingkungan

yang jawab benar cuma 2 orang :(
22 Mei 2009 01:17:01
CaNabi @fauzan

Itu komen buat si jaka sembung JK holic. Biasalah kritik sarkastis ala Canabi. Lebih cepat lebih baik,.. asal ga jatuh aja.
22 Mei 2009 01:19:53
Gamal pesawat terbang hanya sanggup membawa penumpang dalam jumlah terbatas
22 Mei 2009 04:55:27
alakazam @gamal
dan bukan tanpa resiko jatuh menghantam rumah penduduk dan menewaskan 112 orang...
22 Mei 2009 05:21:58
Tunjung ah...kayaknya pemberantasan penyebab kebocoron masih penting...gimana penumpang diberdayakan kalau bocor terus...belum sampai ketujuan penumpangnya sudah lemas duluan.

eh...ketahuan memihak ya:-) maksudnya jangan lupa nahkoda yang lain kalau nanti mengantikan nahkoda 1, mencari dan memberantas kebocoran penting baget....

BTW ada yang berani bicara soal para calon asisten nahkoda kapal ga...kira-kira gimana?
22 Mei 2009 11:01:01
Jaka Sembung Bawa Golok @gamal
Ya pesawat terbangnya banyakin..
Besi ada, aluminium ada, steel mill ada, tenaga kerja ada, kurang apa lagi?
Gitu aja koq repot..

@CaNabi
Lha wong katanya kapal laut nya udah banyak bocor, entar lagi juga bakalan tenggelam. Koq ya cuma ditambal? Ya ganti aja sekalian? Dengan yang LEBIH CEPAT DAN LEBIH BAIK.

Pesawatnya jatuh karena udah tua, dan diproduksi di AS, yang bikin sulit perawatan. Supaya gak jatuh, pesawatnya harus dibikin disini supaya gampang dan deket kalau harus masuk bengkel.

22 Mei 2009 13:45:18
Ferry ZK Kapal bocor atau tidak selama penumpangnya memiliki keinginan kuat untuk selamat ke tujuan dan bahu membahu menjaga agar kapal tidak tenggelam saya rasa masih bisa diharapkan, apalagi memiliki nakhoda yang piawai tentu lebih meyakinkan selama kebocoran yang sudah ada tidak makin meluas.

Yang susah sudah kapal bocor eh penumpang maupun ABK berlomba - lomba menenggelamkan kapal hanya untuk kepentingan pribadi menjual besi tua kiloan ke pihak asing dan dengan yakinnya merasa akan selamat coz si pihak asing dah menyiapkan sekoci kapan saja kapal karam, ini yang harus diwaspadai...
25 Mei 2009 14:53:29
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »