64 Komentar Tulisan

Dua Dunia: Hidup Tanpa Dikotomi Dengan Ulama Muda • penulis: Alex©, 22 April 2009 14:29:47 • Inspiratif +10

Ini, adalah Islam yang kami pahami, yang saya lamunkan pada artikel tentang puisi Mustofa Bisri dan Mohammad Sobary, dalam kehidupan berbudaya, bersosial-politik di negeri ini. Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa dibelah ragam dikotomi yang basi...

Menampilkan 1 - 30 dari 64 komentar.
R A P Rrruuuaaarrrr Biiiaasssaaaa.....!!!
Hati saya sejuk membaca tulisan Anda....
22 April 2009 16:15:14
gunawanrudy Masih menunggu terbitnya bukumu, Lex.

*hembus-hembus*
22 April 2009 17:37:31
sufehmi "Islam itu agama. Mazhab, tarekat, ideologi, bisa jadi lebih agama daripada agama. Bahkan simbol agama terkadang jadi lebih penting daripada Tuhan..."
--------

Luar biasa. Ini ulama kampung, tapi wawasannya begitu melangit.

Saya amat terharu membacanya. Sambil berdoa, mudah-mudahan makin banyak ulama kita yang juga tercerahkan seperti beliau ini. Sehingga kemudian jadi bisa mencerahkan umatnya.

Terimakasih banyak Alex untuk sharingnya.
22 April 2009 17:48:37
kak inco jadi Islam itu agama atau ideologi?
huehehehe... ups!

salam hormat buat Khalifah Alex
semoga damai Allah senantiasa menyertaimu...
22 April 2009 18:12:57
Leksa Sebagian orang lebih suka berpandangan realisitis dari sekedar romantisme - by "someone" ,,

orang2 romantis seperti kau makin sedikit, bang...
22 April 2009 19:12:08
Leksa Sebagian orang lebih suka berpandangan realisitis dari sekedar romantisme - by "someone" ,,

orang2 romantis seperti kau makin sedikit, bang...
22 April 2009 19:16:09
opiniherry Artikel yang amat inspiratif seperti ini mestinya bisa diangkat jadi film yang bagus.

Setidaknya film dokumenter lah...

+1 keren
22 April 2009 19:33:52
Kang Asep bukan main! sharing yg menggetarkan!

semakin anda belajar islam, maka anda semakin terbuka cara pandangnya. vice versa: semakin sedikit anda belajar islam, anda akan semakin sempit pikirannya, merasa dirinya paling benar.

saya melihat orang2 islam yg belajar lama di pondok2 puritan di desa2 (di jawa, misalnya), lebih menyukai ilmu2 sosial, lebih terbuka pikirannya untuk menerima gagasan2 yang beragam, lebih kontekstual, dan inklusif.

sebaliknya, saya melihat orang2 islam di kota, sejak 80-an banyak yg rindu dg islam. biasanya mereka belajar di fakultas2 eksak, kemudian timbul giroh utk belajar islam, mereka menghadiri satu pengajian ke pengajian berikutnya, membentuk lembaga2 dakwah di kampus2 umum, cenderung terjebak pada simbolisasi, tekstual dan, kemudian, eksklusif
22 April 2009 19:58:44
Ainun Nazieb "Bahkan simbol agama terkadang jadi lebih penting daripada Tuhan"

Love this one +1
22 April 2009 21:03:24
Casper Serasa baca laskar pelangi. Di Indonesia ini, ternyata banyak hal - hal yang sangat layak diangkat ke permukaan.
22 April 2009 21:22:01
kakilangit menyejukkan +1
22 April 2009 21:22:51
Lemon S. Sile  @Alex© bikin buku aja. saingin Laskar Pelangi :D

Edan baca ini psot, kirain psingkat ternyata masih cukup panjang tapi rasanya bagus sih. Coba dishare lagi pengalaman macam ini.
22 April 2009 21:56:58
kang tutur Sajian yang mempesona..., membongkar kemunafikan masyarakat...! Ku rasa ndak di Nanggroe saja!
Polemik kaum Adat dan kaum Paderi berujung pada pertumpahan darah...!

Dari kesepakatan awal Adat Bersanding dengan Syara' - Syarak Bersanding dengan Adat, (setara) menjadi...

Adat bersendi syarak - syarak bersendi kitabullah. (Agama lebih tinggi)

Namun hiprokisi umat tetep jalan, Adat bak kato Adat, Agamo bak kato agamo...

Aden bak kato den pulo... [Aing mah kumaha aing... ;)) ]

*begadang, nungguin lanjutannya*
22 April 2009 22:13:47
Shouen  @Alex©

Khalifah, kalau situ tralu males nulis, biar saya saja yang bukukan...
Man, ain't I love their views... mutiara yang paling menawan memang tidak ditemukan di tambak-tambak, tetapi di perairan yang masih tertutup dan terpencil...

So inspiring...
22 April 2009 22:24:23
Wonggantenk Great.....

However, as a moslem, we should depend this religion, but it is up to you as well Khalifah Alex
23 April 2009 02:18:06
Wonggantenk Sorry, it is written 'depend', the correct one must be 'defend'

Great.....

However, as a moslem, we should defend this religion, but it is up to you as well Khalifah Alex
23 April 2009 02:19:25
Mas Paman Kyai muda yang menarik. Proses pembentukan diri Tengku yang itu tentu terlalu panjang untuk sebuah posting. Aku tunggu ceritamu yang lain tentang perubahan di Aceh, Khalifah Alex. :)
23 April 2009 04:46:31
DV Komentar saya cuma satu "Gila loe Ndro!"

Khalifah Alex membuat saya yang tadinya malas kalau harus berwisata ke Aceh jadi niat untuk melancong ke sana.

God Bless You, Lex!

23 April 2009 06:01:24
Yudiantoro Four Thumbs Up!!! (Dua tangan ama dua kaki gue acungin)
23 April 2009 09:34:13
Po' @ Khalifah Alex

Terima kasih..

Postingan ini jadi jawaban atas khutbah jum'at yang selalu saya rindukan..
23 April 2009 10:10:44
jensen99 Memang artikel promosi diri ini. :))
Lain kali sekalian promosi buku ya, lex! ;)
23 April 2009 10:16:02
Boy Avianto Pertanyaan penting berikutnya adalah... Agama itu apa ya? Atau lebih tepatnya, yang didefinisikan sebagai 'agama' itu apa?

Selain pertanyaan di atas, salut buat artikelnya :)
23 April 2009 10:24:15
adi lamunan...lamunan...
what have you done Alex?
23 April 2009 11:32:47
rampok artikel yang keren +1
23 April 2009 12:54:03
denologis ybs Jadi, @Alex© akan membeli ideologi di pasar tradisional atau swalayan? :)
23 April 2009 12:58:53
Alex©  @Boy Avianto ;

Agama itu apa?

Pertanyaan bagus, Mas.

Sebuah sistem yang kompleks dan sempurna? Lalu seperti apa? Sebuah tatanan dimana sosial-ekonomi-politik dsb sudah ada, sudah maujud?

Jika demikian, kenapa Tuhan mengizinkan ada Abduh, ada Maududi, ada Al-Banna, ada Khomeini, ada juga Musa Ash-Shadr utk menjelaskan ragam penerapannya. Dan saya cuma sampai pada kesimpulan sendiri: pondasi untuk hidup, sampai saat ini. Cuma itu bisanya, Mas :)


@adi

Ya, lamunan.

Apa yang sudah saya lakukan? Ya melamun, seperti anda melamunkan Realitas War On Terror ala Amerika itu. Kita sama-sama tidak terlibat dalam dunia nyata utk perang itu, bukan?

Ah, saya mahfum. Anda sepertinya meminta hal-hal yang lebih nyata daripada artikel?

Kecil, Mas. Cuma sudah melakukan hal-hal kecil, yang tidak sebesar cerita perangnya Amerika itu. Saya tidak jihad dengan gagah berani di perang2 suci. Cuma bergabung utk sengketa tanah masyarakat macam di artikel ini, karena saya diajarkan bahwa dalam agama tidak diizinkan merebut tanah orang lain tanpa seizin pemiliknya, bahkan Ustman sekalipun mesti beli sumur milik Yahudi meski itu utk perang. Bahkan mesjid pun dilarang didirikan tanpa izin atau waqaf dari pemilik tanah. U got it?

Hal remeh-temeh lainnya, adalah bersama teman2 pengurus mushala induk, menurunkan derajat meriahnya pesta pora hari2 besar agama, Maulid atau Isra Mi'raj, dan mengalihkan dananya utk tabungan pendidikan anak2 yatim dan miskin sejak 1999 dulu sampai sekarang. Sulit mengubah kebiasaan turun-temurun utk merayakan hari besar agama dengan megah, kue2 tercampak, khotbah2 dengan speaker besar, dan umat datang untuk makan-minum dan manggut... sementara kemiskinanan beselemak dimana-mana. Siapa peduli pada anak2 miskin di kampung kami? Baitul Mal? Amil zakat? Kesadaran zakat saja mesti awak pacu di sini.

PS: Maaf, jika bau2 ad-hominem. U sale I buy lah :D


@denologis

Saya akan beli di pasar tradisional jika itu bentuknya rujak cingur. Dan saya akan beli itu di swalayan jika itu bentuknya baterai HP Nokia. HP dan ideologi saya citarasanya ndak sama :D
23 April 2009 14:19:52
adi K Alex;
they were great...really... then Islamkah saya???
23 April 2009 14:40:36
hamatamu @alexcobain; nice lex :)
23 April 2009 14:55:56
Gagah Putra Arifianto Udah dari kemaren mau komen, tapi baru sekarang bisa ngetik lagi pake keyboard eksternal (keyboard laptop sy rusak) :D

Saya cuma mau bilang, Subhanaallah keren!!!! :P

Ini mungkin artikel terbaik yang ada di politikana, paling gak yang bikin merinding....mencerahkan sekali...dan artikel ini bisa menjawab begitu banyak kritik dan argumen dengan elegan, salute to you, mr @alexcobain! :D
23 April 2009 15:03:21
tikabanget As always.. U r bloody brilliant..
23 April 2009 15:48:55
 1 2 3 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »