21 Komentar Tulisan

Manuver Amien Rais merapat ke SBY sebagai kudeta • penulis: opiniherry, 21 April 2009 20:00:16 • Menarik +3

Amien Rais dan Hatta Rajasa telah mengkudeta Soetrisno Bachir. Karena terlihat manuver pragmatis Amien Rais ini tidak sebangun dengan gerakan Soetrisno Bachir yang masih menjaga posisi

Menampilkan 1 - 21 dari 21 komentar.
Asep Mulyana saya setuju langkah amien rais, ketimbang dibawa gak jelas sama sutrisno bachir. apa kata dunia kalo PAN koalisi sama prabowo?

saya kira dalam konteks itu, langkah amien rais didukung oleh deklarator PAN (goenawan muhammad, albert hasibuan, christianto wibisono, dll).
21 April 2009 20:29:09
opiniherry Gak kepikir untuk berada di luar aja kang...?

Melihat dasar pemikirannya adalah siapa yang paling berpeluang, maka tidak salah dong kalau PAN dibilang hanya cari kekuasaan.

Jangan lupa Amien Rais juga pernah bilang, "asal jangan SBY atau Mega." Dia juga pernah lho menyebut JK dengan "Jusuf Kolo". Buat orang Jawa tentu mengingatkan pada Batara Kala simbol pembawa bencana.
21 April 2009 20:43:33
Herman Saksono Saya rasa pertemuan SB & Prabowo adalah faktor yang mendasari manuver Amien. Bukan langkah terpuji sih, karena saya yakin ini akan menimbulkan perpecahan di dalam PAN.
21 April 2009 21:16:41
Jauhari Mari kita BERCOCOK tanam dan memperbaiki negeri kita ini... Maju Terus Indonesia
21 April 2009 21:18:50
Alex© Amien Rais itu bukannya memang seorang oportunis? Maaf, ini penilaian subjektif saya sih. Sudah pernah liat prakteknya dalam ngomong mencla-mencle perkara aceh :D
21 April 2009 21:31:57
kang tutur Agak, gelar si Kancil - Bung Adam Malik diwarisi oleh Amien Rais

*mengenang fabel nakal itu :roll: *
21 April 2009 21:32:45
Herman Saksono Dalam pengamatan saya sih, Amien itu kalau ngomong suka terlalu lantang dan terlalu dini. Akibatnya dari gaya bicara inilah yang kadang bikin dia harus menarik ucapannya. Dan kemudian dicap masyarakat: mencla-mencle.
21 April 2009 21:39:54
Alex© Oh iya, itu omongan mr. amien rais di sini:

http://tinyurl.com/amienmencla

Trus di warung kopi laen pula ngomongnya. Begini:

http://tinyurl.com/amienmencle

Pandai menjilat audience :))
21 April 2009 21:41:23
Alex©  @Herman Saksono ;

Dalam politik konsistensi itu memang tidak baku, Mon. Ada eufimisme untuk menyebut lawan dengan rival, misalnya. Tapi, ya itu dia... terlalu lantang dan saat berbalik gagang, terlalu benar dengan statemen dia sebelumnya :D
21 April 2009 21:46:52
Herman Saksono Begitulah ;)
21 April 2009 21:51:42
Nastoh Memang sulit ditebak politik sekarang ya. Jadi teringat Gusdur sama keponakannya Muhaimin. Gusdur makin ditinggalkan cak Muhaimin.

Melihat apa yang dilakukan Amien, sudah tidak sesuai prosedur lagi, memang dia adalah pendiri partai tersebut. Tapi sebagai ketua Umum Soetrisno Bachir mestinya dihormati legitimasinya sebagai ketua PAN. Dan memang tidak bisa kita langsung menyalahkan Amin Rais dalam hal ini. Amin Rais tentunya harus tetap dihormati sebagai sesepuh partai, barangkali SB hilaf tidak minta nasehat dari AR, perihal merapatnya SB dengan Prabowo (P). Notabena barangkali AR tahu juga sepak terjang dari P. Sehingga AR meraptkan barisannya ke SBY. Tapi kita tidak bole berpraduga begitu saja bukan, namanya manusia bisa saja hilaf.
21 April 2009 21:55:22
kang tutur Bener, @alexcobain..., sebagaimana juga GusDur, seharusnya kita tak boleh tertipu oleh apa yang AR & GD katakan. Namun, IMHO, kita mesti tetep pokus kepada yang "dia" inginkan...

*pantau terussss......*
21 April 2009 21:59:58
kang tutur Bener, @alexcobain..., sebagaimana juga GusDur, seharusnya kita tak boleh tertipu oleh apa yang AR & GD katakan. Namun, IMHO, kita mesti tetep pokus kepada yang "dia" inginkan...

*pantau terussss......*
21 April 2009 22:00:13
kang tutur (woot) koneksi error, nih... mangaf!
21 April 2009 22:01:47
ekowanz karena SB sedang didekati oleh prabowo?....dan drpd dengan org itu pak amien lebih memilih dengan yg satunya lg...

untuk beroposisi mungkin tdk terpikirkan...yg penting bagaimana caranya biar tdk prabowo ato mega yg jd presiden mungkin dipikiran si pak amien
21 April 2009 23:29:29
asmar Tulisan ini memang 'hebat'.... Sekadar mengingatkan, ada ungkapan mengatakan: gajah di seberang lautan tampak, tapi kotoran di pelupuk mata sendiri tak terlihat....
22 April 2009 15:45:17
babyloniamaria perlu keberanian menangkap ular sanca di piaget
22 April 2009 15:48:49
opiniherry @asmar, Menulis di PolitikAna bagi saya adalah juga sebagai alat memperluas dan melengkapi pemahaman atas sesuatu. Sangat mungkin saya salah melihat, mendengar atau menilai sesuatu itu.

Berkomentar dan dikomentari di sini justru saya harap akan makin memperluas cara pandang saya tersebut. Setuju atau tidak, suka atau tidak, itu lain soal.

Satu komentar yang buat saya "melengkapi" itu seperti:
"Saya rasa pertemuan SB & Prabowo adalah faktor yang mendasari manuver Amien. Bukan langkah terpuji sih, karena saya yakin ini akan menimbulkan perpecahan di dalam PAN." (Herman Saksono)

atau

"saya setuju langkah amien rais, ketimbang dibawa gak jelas sama sutrisno bachir. apa kata dunia kalo PAN koalisi sama prabowo?..." (Asep Mulyana)

Sayang saya tidak dapatkan itu dari anda...
Anyway, thanks 4 d comment...
22 April 2009 17:16:05
eshape begitulah dunia politik
tidak pernah terlihat dengan jelas warnanya

pasti ada pro dan kontra
saat ini agak susah sih mencari pesaing SBY

tetap kalau gerakan anti SBY berjalan dengan baik, maka manuver AR ini pasti menjadi sandungan

selama ini yang behasil dengan baik mengaduk-aduk emosi rakyat adalah gerakan NO untuk MW

gerakan NO untuk SBY kayaknya belum jelas kelanjutanya

u AR sendiri akan selalu mengundang pro dan kontra, karena memang begitulah dia...

22 April 2009 18:19:47
Davi memangnya apa sih bedanya antara AR & SB? atau AR & GD atau elit2 yang lain?
saya kok malah tertarik sama keseragaman mereka sekarang, from "leader" to "dealer".. :D
23 April 2009 07:11:28
ancilla setuju ama @alex...
amien rais memang begitu...
waktu 98, heboh demo sana sini. begitu dapet kursi, diam-diam saja tuh :D :D :D

walaupun uda jadi ketua mpr yang lebih "agung" daripada presiden, tetep aja ngiler ama kursi presiden :)
09 Mei 2009 00:19:49
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »