62 Komentar Tulisan

Ideologi Balsem • penulis: Alex©, 16 April 2009 14:46:37 • Keren +10

Diantara banyak wacana yang mencuat sejak berakhirnya Perang Dingin, salah satu yang cukup menonjol - setidaknya di kalangan umat Islam (lebih khusus lagi, sejumlah individu/kelompok di Indonesia) - adalah Khilafah Islamiyah. Badai krisis moneter, reformasi 1998, tumbangnya dua menara WTC menjelang akhir tahun 2001, dan invasi-invasi AS dan sekutu ke dua negara (mayoritas) muslim, Irak dan Afghanistan, memperkuat wacana ini.

Menampilkan 1 - 30 dari 62 komentar.
Alex© Pegal euyyy :D

*urut2 tangan*
16 April 2009 14:47:08
Good Wah..pake balsemnya dulu! Kalo dah make pasti enak. :)) :))
Tulisan hebat. Gue gak sanggup buat tulisan sepanjang ini...Gue kasi +1
16 April 2009 14:56:25
GaraMata Kalo saya lihat pengusung sistem khilafah ini malah lebih membela label khilafah itu sendiri, bukanaya memperkenalkan syariah Islam yang menurut saya seharusnya lebih penting.

*urut urut mata*
16 April 2009 15:02:17
hamatamu @alexaceh; terima kasih lex! inspiratif! :)
@dana; saya setuju dengan dana. ada studi atau analisis tentang ekonomi shariah? jika membandingkan dengan "hindu growth" saya kira ada kemiripan
@nopriadi; iya gapapa kok pak, udah tua wajarlah ... :)
16 April 2009 15:14:03
Good Dana :Begitu ya! Mungkin ada saran bagaimana cara agar kesan tidak ada. Maksudnya biar memperkenalkan syariah Islam bisa didengarkan? Maklumlah ini persoalan keterampilan berbahasa yang masih gue pelajari?

**pertanyaan serius dan ingin tau**
16 April 2009 15:15:16
GaraMata @Bang Nop

Saya kagum ama ekonomi syariah bang, gimana kalo itu dibahas dulu. Tapi tidak usah pake menjelek-jelekkan sistem lain.
16 April 2009 15:16:43
hamatamu @nopriadi; errrr dengan powerpoint coba pak :))
16 April 2009 15:17:03
Pedy Duowone puol, pegel euy.. *urut2 mata*
16 April 2009 15:28:27
Shouen *sambil ngemil talas pedes&minum air galonan*
@Alex© : hebat pisan dikaw khalifah, sekalinya berpidato, panjang pisan... :D
16 April 2009 15:30:26
Pedy Saya jadi terinspirasi, buat tulisan panjang juga..
16 April 2009 15:30:39
Good @Dana : Thanks atas masukannya. I try it. Do better for efective communication.

@Pedy :wah..wah...massto nanti bilang tobaat
16 April 2009 15:37:29
laind Intinya realitas berbeda dengan idealisme. :P

16 April 2009 15:43:47
hamatamu @nopriadi; waduh pak dosen kok sudah apriori duluan sama @massto :)
16 April 2009 15:48:21
yusro @ Khalifah Alex©: Terimakasih, pencerahannya.
16 April 2009 16:16:54
rampok mripate puegel puol!! *cuci mata*
16 April 2009 17:09:31
Juffrouw Nurma panjang kali tulisan ni...
*berkaca-kaca*
tapi ini lho saya suka..
"menghangatkan tapi belum pasti menyembuhkan"
cakep...
16 April 2009 17:13:47
ncus tulisan bagus, jadi tahu lebih dalam dengan melihat dari dua sudut pandang.
16 April 2009 17:14:32
Wonggantenk Jadi teringat orang Basis vs Salman di kampus dulu he he he...gimana Bang Enda?
16 April 2009 17:17:41
Bee Ah, polanya sama saja, gak bisa membedakan konsep dan implementasi, menyerang konsep berdasarkan implementasi. Ganti semua kata "kekhalifahan" dgn "demokrasi, "Islam" dgn "barat", kemudian ganti fakta2 dan data2 yg sesuai di implementasi demokrasi. Hasilnya sama saja, dgn artikel macam begini, dua2-nya gak ada yg bagus. :P

Konsep adu dgn konsep, implementasi adu dgn implementasi. Jgn mencampuradukkan keduanya. Biar tidak terkesan menggiring opini. ;)


16 April 2009 17:18:01
kang tutur Mantap!
16 April 2009 17:47:17
arsyani di bookmark dulu...komentar dulu baru baca :D
hemmm...begilah Bang @Alex© , WeHa juga manusia...
Aceh dan Islam...harus panjang bahasnya :D
16 April 2009 17:54:44
Pedy Skor sementara:
Bee: 1 vs. Alex: 0
Your move Alex!
16 April 2009 18:02:19
Boy Avianto  @Alex©: Saya cuma minta bagian kalo "Ideologi Balsem" jadi ngetrend ya :P
16 April 2009 18:28:25
Lemon S. Sile Makjaannn panjang amat. Tapi kiat bacanya kok. Dan benar-benar keren.

Saya jadi lebih memahami dan mengetahu seluk beluk kontroversi SI di Indonesia. Rupanya yang terjadi di Aceh justru lebih menarik ketimbang ribut-ribut ga jelas FPI di Jakarta :?

As expected from @Alex©
16 April 2009 18:31:44
TTTH padahal ada Balsem tiga kemasan, yg mana kemasan botol merah katanya paling panas. B)
16 April 2009 18:55:38
Mas Paman Terima kasih, Bung.

Demokrasi memang bukan surga. Tetapi cara di luar itu, apapun landasannya, setelah kita masuki apakah memberi ruang untuk berbicara, untuk berbeda, bahkan untuk kembali kepada ketidaksempurnaan manusia yang bertajuk demokrasi?

Tentang Aceh, tulisan Anda memperjelas apa yang selama ini membuat saya penasaran: benarkah penegakan syariah sebagai hasil kompromi sebagian elite lokal dengan Jakarta itu memang merupakan kehendak warganya sendiri? Terima kasih, Bung.
16 April 2009 19:11:50
gunawanrudy Selesai baca, huff...
Sialan lu, Lex... Dari dulu bikin artikel panjang mulu. :|

Komentar serius ta tahan dulu, masih ada kesibukan. Cuma mau kapling kolom komentar aja dulu. :))
16 April 2009 19:15:39
mira mulia khalifah alex: 100 vs pedy, bangnop, hti: 0

16 April 2009 19:47:43
Miss Q Emang kebiasaan nih Alex, bikin tagihan internet membengkak...
16 April 2009 19:50:37
Alex© @bee

@ Ah, polanya sama saja, gak bisa membedakan konsep dan implementasi, menyerang konsep berdasarkan implementasi.

=====

Justru konsep itu mesti diimplementasikan. Konsep demokrasi, sebusuk apapun adanya, masih dipakai di negeri ini dan implementasinya ada efeknya, termasuk memberi kebebasan pada penentang demokrasi untuk mengekspresikan penentangannya.

Khilafah Islamiyah dan Syariat Islam mau jujur tidak utk mengakui jika ada cacat dan cela dalam implementasinya. Bagaimana mau percaya, jika diklaim sempurna tapi impoten dalam pelaksanaan?

Beri saya catatan dimana bendera KHILAFAH ISLAMIYAH berkibar utk kasus-kasus membela umat muslim dalam semua lini kehidupan.

# Ganti semua kata "kekhalifahan" dgn "demokrasi, "Islam" dgn "barat", kemudian ganti fakta2 dan data2 yg sesuai di implementasi demokrasi. Hasilnya sama saja, dgn artikel macam begini, dua2-nya gak ada yg bagus. : p

=====

Kalau dua-duanya tak ada yang bagus, saya pakai yang masih sedikit lebih bagus utk yang bisa saya implementasikan. Termasuk demokrasi yang membuat saya mengapreasiasi komentar anda yang berseberangan dengan saya ini :)


# Konsep adu dgn konsep, implementasi adu dgn implementasi. Jgn mencampuradukkan keduanya. Biar tidak terkesan menggiring opini. ; )

=====

Lho? Anda sukanya diadu? Inilah yang saya adu. Sebuah konsep tentang kesalehan sosial, bukan cuma OMDO tentang kesempurnaan yang mahasempurna.

Anda merasa digiring dengan opini ini? Mohon dimaafkan, saya tak berminat menggiring orang seperti anda, saya tak punya bakat jadi gembala macam para nabi atau mereka yang suka dakwah tentang tatanan yang mahasempurna tanpa cacat cela.

Campur aduk? Apa khilafah Islamiyah itu sendiri tidak mencampur-adukkan agama dengan ambisi politik? Yeah right! Silakan pakai klaim apapun, tapi pada akhirnya, saya lebih sudi bersepakat untuk tidak bersepakat :)


@pedyanto

Doyan main poin, Mas? Itu kebiasaan jahiliyah tebak skor yang sudah lama saya tinggalkan. Wala taqrabun maisir :)

Lagipula saya sedang tak ada poin utk skor. Kartu telkomsel saya sedang kehabisan poin :P
16 April 2009 20:08:12
 1 2 3 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »