KPK sudah mentetapkan Miranda sebagai tersangka dalam kasus suap Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. Keputusan ini disambut baik oleh komisi III DPR, sambil berharap KPK bisa mengusutnya secara tuntas, termasuk motif dan sponsor suksesi DGSBI
"Kita mendesak KPK untuk meneliti motifnya dan mengejar siapa sponsorshipnya. Ini penting untuk membangun kredibilitas KPK di mata publik," Kata ketua Komisi III Benny K Harman, kepada para pemberita , Kamis (26/1/2012).
Untuk meneliti motifnya barangkali KPK tidak begitu kesulitan, pemberian suap itu jelas bertujuan untuk memuluskan niat Miranda dalam pemilihan DGSBI. Tapi siapa sponsornya ? Dari mana asal usul uang suap tersebut mungkin sulit untuk diungkapkan.
Keinginan agar kasus ini tuntas sampai keakar-akarnya adalah harapan semua pihak, karena nilai uang yang dikucurkan untuk menyuap anggota Dewan itu bukannya sedikit, ada 480 lembar Cek Pelawat yang dibagi-bagikan, masing-masing lembarnya bernilai Rp. 50 juta, total nilainya Rp. 24 Milyard.
Banyak pihak meragukan uang sebanyak itu milik Miranda, dan jika benar uang itu tidak sepenuhnya dari kantong Miranda lalu siapa yang menjadi penyandang dananya ?
Dalam kesaksian yang diberikan oleh Krisna Pribadi di persidangan, dijelaskan bahwa 480 lembar TC itu dipesan oleh salah satu Bank Swasta untuk dan atas nama sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit di Sumatera Utara.
Baik langsung maupun tidak, sebuah perusahaan perkebunan Kelapa Sawit tentu tidak punya hubungan dengan DGSBI, lalu bagaimana mengaitkan TC itu sampai digunakan menjadi alat suap dalam pemilihan DGSBI, kedua pertanyaan ini sulit dijawab, dan oleh karenanyalah muncul dugaan bahwa ini sengaja diciptakan untuk mengaburkan sumber dana suap tersebut .
Agar persoalannya tidak terus menjadi kabur maka KPK perlu mengusut Bank yang terlibat dengan sumber dan aliran Cek Pelawat ini, karena hanya Bank yang punya hubungan dan menjadi pihak yang paling berkepentingan dalam pemilihan DGSBI tersebut.
Beranikah KPK mengusutnya lebih lanjut ? Entahlah.
(Lihat foto: Darimana Sumber Dana Itu ?)
Artikel ini memiliki: 11 Komentar • Menarik +3