Apa yang harus di rehabilitasi dari WC gedung DPR dengan anggaran 10 juta per/WC untuk 200 WC. Hasil invstigasi beberapa media TV swasta ternyata kondisinya masih sangat, sangat, dan sangat layak !!!!!. lalu apa yang menyebabkan rehabilitasi tersebut di anggap wajar seperti yang di ungkapkan oleh ketua DPR si Juki.
Barangkali juga faeces dan urine anggota DPR sekarang ini memang sudah berbeda dengan yang dikeluarkan oleh rakyat dengan organoleptik yang spesifik tidak berasa, tidak berbau, dan tidak berwarna. Atau mungkin juga ingin di bungkus untuk dibawa pulang kemudian didaur ulang karena bisa di sulap jadi uang rakyat kembali.
Sebagai rakyat kecil, sebenarnya tidak dimasalahkan dana rehabilitasi tersebut guna memodifikasi WC anggota DPR dengan catatan “pengelolaan faeces dan urine tersebut bisa langsung menghasilkan biogas yang menghasilkan bahan bakar dan pembangkit listrik di gedung DPR dan dilingkungan sekitarnya” itu baru cerdas dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
(Lihat foto: Faeces dan Urine Wakil partai di Dewan Perwakilan Rakyat kayak apa sich ?)
Artikel ini memiliki: 7 Komentar • Bagus +1