DEFINISI REAL TERORISME VERSI FBI • penulis: bagus marwoto, 27 Desember 2011 09:22:30 • 9 KomentarMenarik +5

 

FBI (Biro Investigasi Federal) minggu lalu merilis interpretasi baru definisi Terrorisme, yaitu :

"Jika AS menyerang dan menduduki negara Anda, dan Anda merespon dengan melawan tentara pendudukan - definisi akhir adalah sebuah sasaran militer, bukan sipil - maka Anda adalah. . . Teroris"


Itulah yang dialami Faruq Khalil Muhammad Isa (38 tahun) warga Irak yang tahun 2008 ikut melawan pendudukan Amerika di Irak yang saat ini berada di Kanada dan sedang diminta untuk di ekstradisi ke Amerika.


Dalam Siaran Pers-nya minggu lalu FBI menuduh bahwa Isa mendukung konspirasi teroris yang menyerang pangkalan militer AS di Mosul tahun 2008 yang menewaskan 5 tentara Amerika.

Dengan demikian keterlibatan Isa adalah terbatas pada serangan terhadap pangkalan militer AS, dan dakwaan Terorisme didasarkan semata-mata pada kematian tentara AS.

 

Bukankah pola pikir Isa itu berlaku untuk setiap warganegara di negara manapun
di dunia ini ? Jika tentara asing menyerang negara Anda dan secara brutal mendudukinya selama 8 tahun kedepan, maka bukankah menjadi tugas mulia Anda untuk menyerang mereka ?. Bukankah itu persis sama dengan reaksi atas serangan 9/11 dimana para korban WTC dihormati dan diperingati bak pahlawan
: mereka menyerang WTC kami di tanah kami, jadi sekarang saya ingin melawan mereka?


Ada lagi definisi teroris lain yang lebih dikembangkan :"Adalah hak Amerika yang melekat untuk menyerang atau menduduki siapapun yang diinginkannya dan jika menolak, anda adalah Teroris" . Iran dituduh melakukan "tindakan perang" karena berhasil membawa turun pesawat tak berawak Amerika yang memasuki wilayah udara Iran dan melayang di atas tanah Iran tanpa izin.

 

FBI sepertinya mengutuk Isa karena tidak melaksanakan tugas mulia sebagai warganegara yang baik untuk dengan hormat memperlakukan penjajah Amerika sebagai tamu (meskipun tidak diundang), paling tidak Isa seharusnya diam saja dan kekerasan hanya monopoli sedadu Amerika.

 

Sangat kontradiktif, dimana seorang tentara Israel kemarin membunuh seorang pengunjuk rasa Palestina di Tepi Barat karena banyak tanahnya dirampas oleh pemukim Israel, dengan menembak wajahnya dari jarak dekat. Sementara sebuah pesawat Israel menyerang sebuah rumah warga sipil di Gaza, menewaskan seorang ayah dan putranya serta melukai beberapa anak lainnya
Tindakan yang sama dilakukan oleh Amerika membantai warga sipil yang tak
terhitung jumlahnya di Irak dan Afghanistan, tidak boleh dianggap Terorisme.


Ini bukan pertama kali, bahwa orang Irak atau orang lain yang dituduh melawan invasi militer AS telah secara resmi dianggap Teroris. Pengembangan kalimat ini secara operasional mempunyai arti bahwa teroris adalah mereka yang efektif menentang kehendak AS dan sekutunya.

 

Topik ini sangat penting karena definisi kata bebas - Terorisme - menggerakan begitu banyak perdebatan politik dan kebijakan. Teroris adalah kata yang secara bersamaan berarti apa saja dan membenarkan segalanya.

Baca selengkapnya : Real Definition of Terrorism - by Glenn Greenwald

 

Tulisan ini juga bisa dibaca di blog saya : The Real Definition of Terrorism menurut FBI

 


Artikel ini memiliki: 9 KomentarMenarik +5

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »