" Bu... bu..... lihat nih... tulisan bapak di Politikana masuk HL....." kataku suatu pagi.
" Apa itu pak yang dimaksud dengan HL...? " jawab istriku.
" Begini bu... setiap tulisan yang dibaca yang terbanyak oleh pengunjung... maka dimasuk-kan dalam kategori HL... dan dipasang disebelah tengah dari halaman Politikana itu lho bu.." jawabku pula.
" Wah ... selamat ya pak.... nanti kalau dapat kiriman uang dari Politikana.. ibu diberri sebagian untuk membeli sabun cuci ya pak.... soalnya sabun cuci kita sudah hampir habis.... " Jawab istriku.
" Wah .. ibu itu bagaimana sih... Politikana ini suatu blog gratis... sebagai ajang untuk belajar menulis .. terutama bagi penulis penulis yang baru yang sedang taraf belajar.. "
" Jadi sebagai tempat untuk menyalurkan bakat menulis ya pak..."
" Benar bu... dan bagi pemula tidak perlu malu malu menulis di blog ini... semua pasti akan diterima oleh Admin ..... bahkan tulisan hanya sebaris dua baris pun akan dimuat... "
" Ah mosok sih pak ada tulisan hanya sebaris dua baris...? "
" Oooo. banyak bu... itu misalnya tulisan memperkenalkan diri sebagai penulis baru dan mohon bimbingan dari penulis lama...ada pula tulisan yang mengenai protes dan ada pula tulisan yang menjelek jelek-kan tulisan lain dan ada pula yang hanya menulis judul tanpa isi "
" Pak lalu apa itu Admin.... ? "
"O... Admin itu semacam panitia yang menyeleksi setiap tulisan... supaya tulisan tidak keterlaluan sewaktu protes atau menjelek-jelek-kan tulisan atau orang atau agama lain.... yah sekalipun kadang kadang Admin juga sering kecolongan karena begitu banyaknya tulisan.."
Dan malam itu juga ditempat tidur istriku memberikan servis yang yang membuat saya melayang layang....
" Ini ... sebagai bayaran pengganti karena Politikana tidak memberikan bayaran pak...." kata isteriku malam itu.
Tapi dalam hati kecilku lama kelamaan merasa amat berdosa kepada istriku yang lugu dan setia ini.Mengapa....? Karena tulisan saya di Politikana itu jangankan masuk HL... lha wong yang membaca saja hanya sekitar dua puluh-an. Jadi sebenarnya saya hanya bermaksud bercanda saja... tetapi istriku yang orang lugu dan buta huruf tu ternyata menganggap bahwa yang saya ceriterakan itu beneran.
Selain buta huruf ,stri saya ini benar benar lugu dan amat polos... tahunya kewajiban sebagi istri hanyalah serba " M "Yaitu : tiga M yang utama adalah Masak ( pandai memasak yang menyenangkan keluarga ), Macak ( berhias sehingga suasana rumah menjadi indah ) dan Manak ( artinya mampu memberikan keturunan )sedang sebagai tambahan ada M, M, M yang lain adalah....Mengasuh anak, Memandikan anak, Menyuapi anak, Membesarkan anak, Mengantarkan anak kesekolah, Menjemput anak pulang dari sekolah,Membereskan dan Membersihkan keadaan peralatan rumah tangga, Mencuci dan Mensetrika pakaian anak dan suami... dan masih banyak M M M yang lain.
Walaupun buta huruf, tetapi tidak berarti istri saya ini bodoh bodoh amat. Anak anak sangat menghormati ibunya ini.
Ditempat arisan RT atau RW, istriku tidak pernah mendapat peran , kecuali hanya sebagai penggembira saja.
Walaupun demikian sepulang dari arisan ada ada saja yang diceritakan oleh istriku ini sebagai hasil pengamatannya. Tentu saja ceriteranya hanya sepenggal sepenggal yang membuat saya sekeluarga seringkali terbahak bahak.
Suatu malam sepulang dari arisan RW....
" Pak... pak... kalau tugas ibu ibu itu hanya banyak M, katanya kalau tugas anggota DPR itu ada beberapa ML "
" Lhoooo... bu memangnya ibu tahu apa itu ML...? "
" Tahu saja pak... pertama tugas anggota DPR adalah Making Love atau Selingkuh betul nggak pak...?
" Wah ibu ini... lalu ML yang lain apa bu ? "
"ML yang lain itu Money Loundry, yang artinya bapak mesti lebih tahu dari saya..."
" dan ML yang lain kata ibu ibu itu adalah Membuat atau memerbanyak laba, ya laba untuk dirinya sendiri, ya laba untuk partainya...caranya dengan tidak hadir rapat tapi titip absen, studi banding keluar negeri walaupun hanya pelesir dan yng paling gemuk adalah lewat Banggar.... betul nggak pak...? "
Saya tidak menjawab... tapi hanya mengggaruk garuk kepala yang tidak gatal
(Lihat foto: Istriku Yang Buta Huruf)
Artikel ini memiliki: 7 Komentar • Keren +4