Miskin • penulis: Apprayo, 03 Juli 2011 07:54:57 • 21 KomentarMenarik +4

Ramainya wacana pelarangan pembelian premium oleh orang kaya menimbulkan pertanyaan di benak saya yang awam dalam hal ekonomi ini: Siapakah mereka yang dianggap miskin itu?

Jika menilik angka penduduk miskin di sini: http://koran.republika.co.id/koran/0/138144/Penurunan_Angka_Kemiskinan_Melambat, dijelaskan bahwa jumlah penduduk miskin sekitar 30 juta orang. Sedangkan menilik jumlah RTS (Rumah Tangga Sasaran - penerima BLT - meliputi sangat miskin, miskin, dan hampir miskin) di sini: http://www.depsos.go.id//modules/Kfm/BLT/materiPertemuanNasional/05%20BPS.pdf, jumlah RTS adalah sekitar 19 juta rumah tangga.

Satu rumah tangga biasa diasumsikan beranggotakan 4-5 orang: bapak, ibu, dan 2 atau 3 anak. Jika diasumsikan tiap RTS beranggotakan 4 orang, maka jumlah penerima BLT meliputi sekitar hampir 80 juta orang.

Yang satu menyebutkan jumlah penduduk miskin sekitar 30 juta orang, yang satunya lagi menyebutkan jumlah penduduk miskin sekitar 80 juta orang. Ya, kedua sumber itu berselisih 3 tahun, tapi apakah perbedaan angka sebesar itu wajar dalam rentang waktu itu?

Adakah yang bisa menjelaskan pada saya (atau siapapun yang awam di sini), bagaimana seharusnya membaca angka2 itu? Apakah kriteria penentuan kedua angka itu berbeda? Jika benar berbeda, mengapa ada kriteria miskin yang berbeda?


Artikel ini memiliki: 21 KomentarMenarik +4

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »