Eko Patrio Meradang. Vena Melinda sedikit lebih lembut. Lah, kenapa? He..he...gara-garanya Pramono Anung yang tebar paku. Konon, si Pram bilang, 17% anggota DPR 'magibu" alias makan gaji buta. Mereka tidak pernah bersuara di depan pers. "Politik itu bicara, politikus jempolan kayak apapun, tak ada artinya bila tak bisa bicara di depan Pers", kata politikus PDI-P itu. Dan menurut Pram, salah duanya adalah Eko dan Vena(Warkot/31/3/2011).
Kah..kah..kah......agaknya, DPR mulai bergoyang dengan sendirinya. dari dalam malah. Konflik internal (antar anggota)mulai terbuka. Btw, bukankah yang demikian sebenarnya bisa dianggap sebagai 'autokritik", ya? Dari pada 'dikramasin' rakyat, mending digamparin teman sendiri, kan?
Lha kok bisa? Lha itu, sebelumnya, Marjuki juga bilang,"Kalau cuma mendengar satu dua orang bicara di media, nggak ada baiknya DPR ini", dengan raut kesal(Metro atau TV One ya.....lupa-lupa ingat je). Yang bicara di media kan bukan cuma satu-dua orang to Mar, belum lagi di media non mainstream.....biyuh.....sampeyan itu!
Yiahahahahaha.......kayaknya bakal seru nih kelanjutan 'goyang DPR'. Awalnya tereak-tereakan, kata-kataan, trus tuding-tudingan......wuih....nanti klimaksnya kayak apa, ya?(gelar tikar, seduh kopi, nyulut....api:D:D:D)
Artikel ini memiliki: 15 Komentar • Bagus +5