People Power • penulis: BRAM'S, 29 Januari 2011 06:57:13 • 57 KomentarMenarik +8

Setelah terjadi gelombang demo besar-besaran di Tunisia, kini merambah ke Mesir, dan tidak menutup kemungkinan  hal itu akan merambah ke Indonesia. Sebenarnya penyebab adanya parlemen jalanan dikarenakan parlemen tidak mampu ataupun tidak mau menyuarakan suara dari konstituenya, karena  lobi-lobi dari eksekutif, seperti yang terjadi di Indonesia sat ini, lobi-lobi tersebut terkoordinir dalam Setgab, sebuah parlemen di luar parlemen. sedangkan tugas DPR sendiri sesuai undang-undang ada tiga, yaitu pengawasan, budgeting, dan legislasi. Ketika fungsi pengawasan mandul, maka akan melahirkan eksekutif yang eksklusif, disaat itulah akan timbul sebuah kesenjangan yang dapat menimbulkan terjadinya people power, di mana parlemen jalanan akan bergerak menggantikan fungsi parlemen yang telah mati.

Bagi partai selain Demokrat, terutama partai koalisi, saat ini mereka perlu mencari sebuah alternatif keuntungan di luar koalisi, yaitu menumbangkan rezim ini secara konstitusional dengan kekuatan parlemen formal. Dengan pertimbangan bahwa parlemen jalanan akan susah terkontrol dan lebih membahayakan stabilitas negara dibanding dengan impeachment yang dilakukan oleh parlemen formal. Hak menyatakan pendapat adalah sebuah solusi untuk mencegah terjadinya people power.

Gambar diambil dari mbah geogle

(Lihat foto: People Power)


Artikel ini memiliki: 57 KomentarMenarik +8

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »