Saat pertandingan sepak bola piala AFF antara Indonesia Vs Thailand disiarkan Di RCTI, salah seorang komentator memberikan komentar khusus terhadap pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl. Komentarnya antara lain menyebutkan bahwa wajah Alfred Riedl nyaris tanpa ekspresi, baik ketika timnas Indonesia kalah 1 – 0 lebih dulu oleh Thailand, maupun saat Indonesia berhasil mengalahkan Thailand dengan skor 2 -1.
Tentu para penonton yang menyaksikan pertandingan tsb juga dapat melihat bagaimana sikap Alfred Riedl yang dikatakan nyaris tanpa ekspresi seperti yang dikatakan komentator RCTI tsb. Singkatnya pelatih yang dikatakan bertangan dingin tsb memang tampak sebagai figure yang dingin dan kaku seperti es balok.
Seorang blogger di Kompasiana sempat memberikan komentar dengan mengatakan bahwa ia merasa geli melihat sikap Alfred Riedl yang cuwek bebek, di saat bagitu banyak orang meluapkan kegembiraannya setelah timnas Indonesia berhasil mengalahkan Thailand.
Di samping kepiawaian dalam melatih, pribadi dari seorang pelatih tentu amat besar pengaruhnya bagi prestasi anak asuhan yang dilatihnya. Mungkin cukup menarik juga untuk mengetahui apakah figure pribadi seperti Alfred Riedl ini disukai atau tidak dikalangan pentolan PSSI.
Dari situs Koran anak Indonesia, saya mendapat info yang cukup mengherankan. Info tsb menyatakan bahwa manager Timnas, Andi Darussalam menyatakan bahwa ia tidak suka kepada Alfred Riedl. Pak Andi menyatakan prinsipnya seperti ini: “Saya orangnya terbuka. Kalau tidak suka, saya bilang tidak suka. Daripada berbicara di belakang.”
Saat laga persahabatan kontra Maladewa , Selasa 12 Oktober lalu Manajer Timnas, Andi Darussalam Tabusalam tidak tampak di bench pemain Hal ini disebabkan kekesalan Andi terhadap Pelatih Timnas Alfred Riedl.
Andi merasa kesal sikap Riedl yang dianggapnya arogan saat memimpin briefing jelang laga lawan Maladewa. Saat itu, Riedl telah mengusir salah seorang anak buahnya dengan tidak sopan.
Menurut Andi ada hal-hal yang Riedl tidak mengerti mengenai adat istiadat melayu. Bukan hanya harus tahu, dia juga harus tahu kebiasaan orang-orang Eropa di sini,” kata Andi kepada wartawan di PSSI, Rabu, 13 Oktober 2010.
Lebih jauh Andi mengatakan: “Dia yang mau datang ke sini karena cari makan,” Beberapa sikap Riedl menurut Andi berlebihan. Salah satunya adalah perkataan yang tidak layak dilontarkan kepada seseorang seperti: ”Orang itu harus pergi, tidak boleh ada di sini.” Andi menilai bahwa perkataan seperti itu bukan adat kita. Andy menegaskan lagi: “Saya rasa Riedl harus tahu adat.”
Seperti telah kita saksikan bersama ternyata dalam pertandingan sepak bola piala AFF, Timnas Indonesia sukses mengalahkan Malaysia dengan skor 5-1, mengalahkan Laos dengan skor 6 – 0, dan mengalahkan Thailand dengan skor 2 -1. Kemenangan tsb karena Timnas Indonesia dilatih oleh Alfred Riedl, pelatih yang arogan dan tidak tahu adat tsb.
Masalahnya sekarang apakah Alfred Riedl, pelatih yang arogan dan tidak tahu adat itu masih akan dipakai terus atau tidak ? Ataukah Timnas perlu dicarikan pelatih yang lebih lihai dan lebih tahu adat daripada Alfred Riedl ? Kita tunggu saja pendapat dari Manager Timnas, Andi Darussalam.
(Lihat foto: Alfred Riedl, Ternyata Tidak Disukai ?)
Artikel ini memiliki: 26 Komentar • Menarik +3