“Buseeet, Kena PHK deh Gue . . . “ • penulis: Mas Abdi, 08 Desember 2010 19:08:34 • 9 KomentarLucu +2

Seseorang yang sedang menghadapi 2 pilihan di antara kemungkinan untuk terus berkarir dengan penghasilan besar dan kemungkinan menjadi korban PHK mungkin akan berseru seperti makna judul tulisan ini yang sengaja saya tulis dalam bahasa Jakarte.

Sepanjang dua kemungkinan tsb belum mendapatkan kepastian, maka orang ybs akan mengalami stress berat. Demikianlah yang dialami oleh pelatih timnas sepak bola Thailand, Bryan Robson. Sepanjang pertandingan sepak bola piala AFF antara Thailand – Indonesia ia mengalami sress berat. Sebentar-sebantar ia mengusap kepala dan wajahnya.

Pada saat Thailand unggul 1 – 0 Robson tampak terbebas dari stress sejenak dan meluapkan kegembiraannya. Namun pada saat Indonesia menyamakan skor menjadi 1-1, Robson kembali dihinggapi stress, dan pada saat Indonesia unggul atas Thailand dengan skor 2 – 1, Stress yang dialami Robson pun menjadi semakin berat. Pada akhirnya ia harus menanggung resiko di PHK sebagai pelatih timnas Thailand.

Siapkah Robson menerima kenyataan pahit atas dirinya itu ? Jawaban dari pertanyaan ini bisa anda dapatkan melalui pernyataan Robson yang mengatakan bahwa ia dikontrak oleh federasi sepakbola Thailand selama 18 bulan. Jika kekalahan ini dianggap sebagai kesalahan pelatih, Robson menyatakan siap menerima putusan apapun. Jawaban Robson tampaknya menunjukkan bahwa ia siap di PHK sebagai pelath timnas Thailand.

Sekarang mari kita simak lagi pernyataan Robson berikutnya yang terkait dengan hasil akhir pertandingan antara Thailand dan Indonesia.

Robson menyatakan bahwa official pertandingan, tidak terlalu baik terhadap tim yang diasuhnya. Di babak pertama menurut Robson seharusnya timnya mendapat penalty saat Suree Sukha dilanggar, tapi wasit tidak melihatnya. Giliran Indonesia mendapat pelanggaran yang sama, wasit melihatnya. Demikian menurut Robson (Vivanews:7-12-2010).

Kemenangan Indonesia atas Thailand dengan tendangan penalti sudah jelas terlihat oleh wasit dan para penonton di mana tendangan penalti tsb diberikan wasit karena pelanggaran dan handball di kotak penalti. Tampaknya Robson, sang pelatih Thailand tsb terkesan kurang menerima kekalahan tsb. Maklumlah kekalahan tsb mendatangkan resiko berat bagi dirinya yaitu terkena PHK sebagai pelatih timnas Thailand.

Walau bagaimanapun juga tentu akan lebih baik jika Bryan Robson menerima kekalahan tsb dengan jiwa besar agar citranya sebagai pelatih tingkat internasional tetap cemerlang, sehingga ia akan tetap dilirik oleh timnas dari Negara lain jika memang ia terkena PHK sebagai pelatih timnas Thailand.

(Lihat foto: “Buseeet, Kena PHK deh Gue . . . “)


Artikel ini memiliki: 9 KomentarLucu +2

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »