Mengapa Silaturahmi Dilarang? • penulis: lucky luke, 08 April 2010 09:31:25 • 205 KomentarPenting +10

Salah satu perbuatan yang sangat dianjurkan dalam agama yang saya anut adalah silaturahmi. Saya kira, anjuran itu juga dilakukan oleh semua agama di dunia. Tak ada satupun agama yang melarang atau mengharamkan silaturahmi. Bahkan 'agama' Politikana pun melakukan silaturahmi antar warga melalui kopdar....

Atas dasar itu, saya jadi bertanya-tanya ketika ada sekelompok orang mengatasnamakan ormas Islam melarang kelompok umat yang berbeda melakukan silaturahmi. Mereka membuat pernyataan sikap yang mendesak agar silaturahmi dibatalkan, beberapa hari lalu.

Beginikah wajah Islam yang sejuk? Beginikah cara mereka yang mengaku sebagai ummat Muhammad saw menunjukkan bukti Islam sebagai rahmatan lil alamin? Bagaimana kita mempertanggungjawabkan sikap seperti ini kelak di hadapan baginda Rasulullah saw di Padang Mahsyar?

Inilah pernyatan sikap itu, dan mudah2an ini hanya pernyataan segelintir individu yang menggunakan kedok Ormas Islam.

Pernyataan Sikap Ormas Islam terhadap penyelenggaraan

Silaturahmi Nasional V Ahlul Bait Indonesia”

Bismillahirrahmanirrahim

Mencermati rencana Silatnas V Ahlul Bait Indonesia tanggal 2-4 April 2010 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, sebagaimana yang terbaca pada surat yang dikeluarkan Panitia Nomor: 19/A/Pan-V/03/2010, maka dengan ini Kami LPPI dan ormas-ormas Islam Indonesia menyatakan sikap:
1.      Bahwasanya Ahlul Bait Indonesia adalah kelompok yang menyebarkan faham Syiah di Indonesia
2.      Menolak rencana penyelenggaraan acara tersebut karena mengandung potensi munculnya keresahan dan konflik horizontal di antara umat Islam Indonesia
3.      Meminta kepada Panitia agar membatalkan kegiatan tersebut demi tetap terjaganya kedamaian dan kerukunan di antara umat Islam
4.      Mengacu kepada edaran Departemen Agama No D/BA.01/4865/1983 tanggal 5 Desember 1983 tentang Hal Ikhwal Syi’ah yang dinyatakan sangat sesat dan bertentangan dengan ajaran Islam yang dianut oleh umat Islam Indonesia, maka kami mendesak agar Kementerian Agama/Menteri Agama konsisten dengan Surat Edaran tersebut yang diwujudkan dengan tidak menghadiri acara tersebut, dan tidak memberikan fasilitas apapun.
5.      Mendesak kepada pihak berwenang agar tidak memberi izin penyelenggaraan acara tersebut, dan kami harap membatalkannya sama sekali
6.      Menyerukan kepada semua umat Islam Indonesia agar tidak terprovokasi dan tetap waspada terhadap aliran pemahaman Syi’ah yang dinyatakan bertentangan dengan ajaran Ahlus Sunnah Wal Jama’ah yang dianut umat Islam Indonesia.
7.      Menyerukan kepada media massa agar ikut berperan aktif dalam menjaga suasana damai dan aman di tengah masyarakat dengan memberikan informasi dan berita yang proporsional.

Adapun  ormas-ormas Islam yang hadir untuk memberikan pernyataan sikap ini adalah;
1.      K.H.A. Cholil Ridwan, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
2.      Yusuf Utsman Baisa, Perhimpunan Al-Irsyad
3.      Hartono A Jaiz, Pemred nahimunkar.com
4.      Risman Muchtar, Wakil Sekretaris majlis Tabligh dan Da’wah Khusus PP Muhammadiyah
5.      Romli Qomaruddin, Litbang PP Pemuda Persatuan Islam
6.      Muh. Zaitun Rasmin, Wahdah Islamiyah
7.      Farid A. Okbah, Yayasan Al-Islam
8.      Ahmad Sayuti, BP BKSPPI
9.      Jeje Zainudin, PP. Pemuda PERSIS.
http://hidayatullah.com/berita/lokal/11290-ormas-islam-sikapi-acara-syiah-indonesia

 

 

(Lihat foto: Mengapa Silaturahmi Dilarang?)


Artikel ini memiliki: 205 KomentarPenting +10

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »