Video diatas adalah cuplikan dialog seorang tokoh FUI & seorang tokoh Muhammadiyah beberapa hari lalu. Dari situ saya mendapati ada umat Islam menurut FUI, ada umat Islam menurut Muhammadiyah, ada umat Islam menurut HTI, dan entah nanti umat menurut apalagi.
Yang saya tahu, pak lik saya adalah manusia yang baik dan kebetulan juga seorang muslim sekalipun belum haji apalagi ustad. Yang saya tahu, yang mengisi khotbah Jumat di masjid dekat tempat tinggal saya sepertinya puritan atau mungkin garis keras. Entahlah mereka berdua, baik pak lik saya dan ustad yang berkhotbah itu masuk ke dalam 'umat Islam' menurut siapa. Seperti juga kata 'rakyat', kata 'umat' sepertinya jadi semacam pembenaran atas segala tindakan.
Artikel ini memiliki: 37 Komentar • Menarik +4