Teroris & Koruptor, Siapa Yang Lebih Kejam ? • penulis: Mas Abdi, 11 Maret 2010 07:06:20 • 14 KomentarMenarik +5

Hari-hari terakhir ini paling sedikit ada 3 berita penting yang sangat menarik perhatian masyarakat, yaitu:

Pertama, proses hukum kasus Century pasca sidang paripurna awal Maret 2010.

Kedua, hasil survei Political & Economic Risk Consultancy (PERC) yang menyebut Indonesia sebagai negara terkorup di Asia Pasifik.

Ke tiga, keberhasilan polisi membunuh 3 teroris di daerah Pamulang, Tangerang, di mana salah satunya dipastikan adalah Dulmatin, teroris paling dicari di Asia Tenggara. Sebelumnya Polri juga berhasil menangkap kelompok teroris yang beroperasi di Aceh.

Keberhasilan Polri dalam menaklukkan Dulmatin, yang dapat dikatakan sebagai teroris internasional selain dapat mengurangi masalah terorisme di Indonesia sedikit banyaknya tentu dapat mengangkat citra negeri ini di dunia internasional.

Rasanya wajar saja jika rakyat dan pimpinan Negara merasa bersyukur dan bangga atas prestasi Polri tsb. Juga cukup wajar jika Presiden SBY mengumumkan hal tsb di sela-sela pidatonya di parlemen Australia di Canberra.

"Saya bawa kabar baik yang akan saya umumkan pada Anda," kata Yudhoyono seperti dimuat laman The Age, Rabu 10 Maret 2010.

"Polisi sukses menggerebek teroris yang bersembunyi di Jakarta. Saya konfirmasikan salah satu yang tewas adalah Dulmatin, satu dari gembong teroris Asia Tenggara yang kita buru," demikian kata SBY (vivanews:10/10/2010).

Selain SBY, wapres Budiono pun dalam sumber berita yang sama mengabarkan bahwa salah satu tersangka yang ditembak mati di Pamulang, Tangerang adalah Dulmatin. "Confirm berdasarkan tes DNA, salah satunya adalah jenazah Dulmatin," kata Boediono usai bertemu dengan Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Istana Wapres, Rabu 10 Maret 2010.

Menurut Boediono, Kapolri melaporkan beberapa hal mengenai hasil pemberantasan terorisme di Pamulang, Tangerang. "Saya dapat laporan cukup," kata Boediono kepada wartawan.

Tentu kita perlu memberi apresiasi kepada kedua pimpinan tertinggi Negara tsb yang telah menaruh perhatian sangat serius terhadap terorisme yang merupakan salah satu masalah besar di negeri ini.

Akan tetapi seperti telah diuraikan di atas bahwa selain masalah terorisme saat ini ada 2 masalah besar dan penting lainnya di negeri ini, yaitu proses hukum kasus century dan hasil survei Political & Economic Risk Consultancy (PERC) yang menyebut Indonesia sebagai negara terkorup di Asia Pasifik.

Predikat Negara terkorup menunjukkan bahwa saat ini masalah korupsi di Indonesia sudah mencapai tingkat paling parah. Jika dilihat dari akibat korupsi yang bisa menyengsarakan rakyat banyak, mungkin para koruptor tidah kalah kejamnya dengan para teroris.

Oleh karena itu tentu wajar saja kalau masyarakat juga mengharapkan agar SBY, Budiono, Polri, dan penegak hukum lainnya, memberi perhatian yang sangat serius juga terhadap kasus Century dan hasil survey yang menyebutkan Indonesia sebagai Negara terkorup di kawasan Asia Pasifik.

Salam sukses

(Lihat foto: Teroris & Koruptor, Siapa Yang Lebih Kejam ? )


Artikel ini memiliki: 14 KomentarMenarik +5

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »