Tidak Pakai Otak • penulis: Nazil, 04 Maret 2010 07:49:40 • 41 KomentarLucu +3

Banyak orang percaya bahwa kepintaran selalu terkait dengan otak yang ada di kepala. Namun cerita ini akan menunjukkan sisi lain dari kepintaran menggunakan fungsi kepala. Suatu kisah ada seorang pelacur kelas dunia yang mengadakan kontes “kuat-kuatan stamina”. Dia mengundang semua pemuda di penjuru dunia termasuk Indonesia. Saat itu Indonesia mengirim pejantan tangguh, berbadan kekar, berotot dan berkepala plontos.

Para kontestan terdiri dari berbagai negara diantaranya ; Arab, Cina, Amerika, Indonesia dan lain-lain. Mereka boleh menggunakan “keahlian”nya untuk mengalahkan pelacur itu. Peserta juga diperbolehkan menggunakan obat kuat asli dari negara asalnya. Arena perlombaan berada di dalam sebuah bilik kecil. Dalam aturan permainan, siapa yang keluar dari dalam bilik berarti dia kalah.

Perlombaan dimulai. Urutan pertama dari Arab. Dengan kegagahan dan ke'besaran'nya dia masuk ke dalam bilik kecil itu. Pada menit-menit awal nampak seru. Namun tidak sampai menit ke 5 si Arab keluar dengan langkah gontai. “Plok-plok-plok”, sorak sorai dan tepuk tangan untuk sang pelacur. Si Arab kembali ke barisannya.

Selanjutnya urutan ke dua seorang pemuda dari negeri Cina. Sebelumnya dia telah mengkonsumsi berbagai obat kuat, mulai dari gingseng, kablet, cair dan sebagainya ia gunakan untuk mengalahkan pelacur itu. Sama seperti Arab, si Cinapun keluar dari dalam bilik. Dia kalah. Kembali tepuk tangan untuk pelacur itu. Semua berdecak kagum. “Gila kuat betul tuh si pelacur...”.

Urutan ke tiga dari Amerika. Negara adi kuasa itu mengirim pemuda jenius dan perkasa meskipun terkenal “kasar”. Tepuk tangan penonton tak henti-hentinya sampai pemuda Amerika itu masuk ke dalam bilik. Pas menit ke 5 ada seseorang yang keluar dari dalam bilik sambil merangkak-rangkak. Siapa gerangan? Ternyata si pemuda Amerika. “Woooo,...” ejek para penonton.

Giliran ke 4 dari Indonesia. Kali ini sorakan penonton serempak “Woooo” sambil ada yang melempar botol minuman. Ciut juga nyali pemuda Indonesia saat menerima perlakuan itu, tapi ia tetap mantap, dalam batinnya ia berkata “tenang, saya punya akal”. Benar, hanya butuh 3 menit pelacur itu keluar dengan kondisi yang “mengenaskan” dia tak berdaya. Di belakang pelacur itu nampak pemuda Indonesia berdiri tegap sambil mengepalkan ke dua tangannya ke atas. Riuh terdengar tepuk tangan dan suit-suit dari penonton. Tidak menyangka pemuda Indonesia mampu mengalahkan pelacur itu.

Segera para wartawan berebut ingin wawancara dengan pemuda Indonesia itu. Seorang wartawan bertanya, “Bagaimana anda bisa mengalahkan pelacur itu?”. Si pemuda Indonesia dengan enteng menjawab “Makanya pakai ini (sambil menunjuk kepalanya)”.  Awalnya banyak yang terdiam, namun kemudian terdengar "ha-ha-ha,....." semua wartawan yang hadir tertawa terpingkal-pingkal. “Dasar semprul... !!!”. Dan si pemuda itu telah berhasil menunjukkan kesaktian plontos-nya.

====

*Semoga Ruhut tidak tersinggung jika baca tulisan ini.

 


Artikel ini memiliki: 41 KomentarLucu +3

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »