SBY Bertanggung Jawab, Demokrat Penuh Siasat, Memalukan ! • penulis: liwung, 03 Maret 2010 08:02:02 • 55 KomentarMenarik +7

Menjelang sidang paripurna, Presiden SBY membuat statemen yang cukup mengagetkan. Secara tegas SBY menyatakan, dirinya bertanggung jawab atas kebijakan bailout Century.

"Keyakinan apa yang membuat SBY bisa berkata demikian? Coba sejak awal dia nyatakan bertanggung jawab, Pansus saya rasa tidak perlu membuang waktu. Cari bukti, periksa sana-sini," kata aktivis  Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi (Kompak) Ray Rangkuti kepada detikcom melalui perbincangan telepon, Senin (2/3/2010) malam.

Menurut Ray, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa SBY hanya sekadar cari simpati. SBY ingin menunjukkan bahwa dirinya bukan pemimpin yang lepas dari tanggung jawab.

Ray menyayangkan, pernyataan tersebut dikeluarkan saat Pansus telah selesai bekerja. Padahal, Pansus, pengamat, aktivis hingga masyarakat telah 'habis-habisan' mengurusi masalah Century ini.

Presiden SBY siap bertanggung jawab soal pengambilan keputusan bailout Bank Century yang dilakukan pemerintah pada November 2008, meskipun keputusan tersebut diambil tidak melalui izinnya.

"Meskipun saya tidak ada di Tanah Air saat itu, meski dalam merumuskan langkah tindak perbankan dan perekonomian yang mesti dilakukan terhadap Bank Century dan meskipun baik Gubernur BI dan Menkeu tidak melalui izin saya, karena beliau bekerja dengan UU, saya katakan bahwa yang dilakukan penyelamatan perekonomian kita adalah benar," jelas SBY dalam pertemuan dengan para bankir di kantornya, Jakarta, Senin (1/3/2010).

"Pertama kali yang saya sampaikan pada tanggal 23 november 2008 dan saya ulangi lagi pada arahan di Cilangkap, di Madiun, sebagai tindakan untuk selamatkan perekonomian kita, itu benar. Dan saya bertanggung jawab," tandasnya. (detiknews.com)

Apa sih yang bener dengan negeri ini ? Kayaknya semua urusan nggak pernah bisa kita kerjakan dengan benar. Apa coba yang kini bisa kita banggakan. Kesejahteraan dan kemakmuran, puiih jauh dari yang kita angankan. Pendidikan acakadut nggak karuan, cuman pinter ngurus ujian dan bagi-bagi proyek bantuan. Politik tahu sendirilah, politik uang, ujung-ujungnya KKN tidak juga bisa kita hentikan.

 

Harapan kita sebeneranya cuma satu, mbok ya yang jadi pemimpin itu berani. Berani membuat perubahan. Itu saja. Nggak ada yang lain. Tapi lacur, kata orang dulu pemimpin kita sekarang ini imbas-imbis.

 

Nggak jelas. Ngakunya jantan, tapi tingkahnya pengecut. Seorang pengecut nggak akan bisa nyelesaikan masalah kan. Lah kalau masalah bangsa ini tidak juga berkurang, untuk apa dia jadi pemimpin. Hanya untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, partainya sendiri, kelompoknya sendiri ?

Kalau bener-bener bertanggung jawab ya hadapi dengan jantan. Bahkan bila perlu datangi DPR tuh, ngomong di situ. Itu baru bertanggung jawab. Tidak seperti sekarang, lobi lobi, yang bukan koalisi pun di lobi. Sidang paripurna pun dikerjain dengan kasar.

Hadapi bung dengan gagah berani. Jangan cuman dari jauh saja berani ngomong bertanggung jawab.

Tuhan tolonglah kami, carikan pemimpin yang gagah berani.

(Lihat foto: SBY Bertanggung Jawab, Demokrat Penuh Siasat, Memalukan !)


Artikel ini memiliki: 55 KomentarMenarik +7

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »