Pak, berhubung sepertinya Permen bapak mau diresmikan, dan akhirnya setelah sekian lama Depkominfo punya payung hukum untuk mendidik masyarakat untuk berinternet sehat yang baik dan benar. Maka saya rasa akhirnya hal2 ini bisa dilakukan:
- Pak, kemarin ada orang pacaran, putus dan sekarang berantem di wall FB, pemerintah mau ngurusin itu? Meresahkan masyarakat, pak... itu konten isinya jorok banget.
- Pak, kemarin ada Evan Brimob, itu sudah diusut belum Evan itu siapa?
- Pak, ada ID twitter namanya tifatul semriwing, sudah diusut belum itu siapa orangnya. Itu bisa dicurigai sebagai upaya phising lho, pak. Kalau ada yang ngira dia menkominfo gimana?
- Pak, kemarin ada yang berantem di kaskus/milis/FFI/Blog/dll soal masalah evolusi/perbandingan agama/sepakbola/dll, gimana solusinya itu pak? Depkominfo mau ngurusin
- Pak, PC di kantor masih mbajak software, kok nggak diurusin, pak?
- Pak, itu ada hoax soal gempa 10 skala richter tahun ini di SUmatera, meresahkan masyarakat itu pak… Monggo diusut yang mbikin siapa, dan yang nyebarin juga harus dihukum karena menyebarkan kebohongan.
- Pak, itu ada penawaran uang mudah di Internet. Nyari downline, jualan ebook bodong. Itu kan pembodohan, cuman money game aja, ditertibkan dong pak… Dihukum orang2nya atas dasar penipuan. Kita kan butuh kepastian hukum.
- Pak, sekarang banyak perusahaan yang melakukan spam baik sms maupun email. Ada yang nawarin kuis2, diskon2 bodong kalau belanja di supermarket, itu mengganggu masyarakat pak. Perlu dilaporkan, ndak?
PR Depkominfo ternyata banyak. Jadi gimana pak?
Apa mending ditutup aja koneksi Internet di Indonesia ini? Banyak mudharatnya.
Oh iya pak...
Kan RPM Konten itu ngasih Depkominfo kekuasaan besar ya, pak... Kalau kata paman Ben sih, "With great power, comes great responsibility"
Silahkan responsibility-nya dinikmati juga, pak...
Siap?
Artikel ini memiliki: 12 Komentar • Menarik +6