Puisi: MELAWAN KOMPAS!!! • penulis: ical ass, 14 Januari 2010 09:09:18 • 29 KomentarMenarik +8

HANYA TUHAN YANG MAHA KUAT…

Dahulu kami berteriak menentang rezim busuk, engkau (kompas) membisu dan memandang sebelah mata….

Kini, engkau ikut bicara, tapi bermaksut lain…

Kamu tuli dengan suara-suara yang bukan dari bagian mu….

Kamu angkuh dalam pelukan konglomerasi dan manut kepada majikan global….

Kamu merasa besar dan yang bukan kelompok mu adalah kecil…

Kamu seolah-olah maha kuat dan mencekik yang tak serupa dengan mu…

Kamu siapa!!!!

TUHAN, MAHA DEWA, GAJAH, GURITA, SRIGALA, HARIMAU…?

Yang hidup dalam hasut dan buaian mu, takut…!!!

Mereka bergantung atas rekayasa mu, sedangkan kami TIDAK…!!!

Kalau kamu bicara kebebasan, maka hari ini aku katakan bukan hanya menjadi milik mu semata…

SEKALI LAGI TIDAK…!!!

Kamu mengenal kami yang ikut menyumbang sebutir perubahan untuk negeri ini tanpa harap…

Sebelas tahun aku mempelajari mu, dan menemukan jiwa dan hati mu yang culas…

AKU INGIN MELAWAN MU DENGAN TERBUKA…

DAN AKU YAKIN, AKU TIDAK SENDIRI…

Beberapa kalimat puisi di atas adalah goresan aspirasi dan sekaligus ungkapan kebebasan berpendapat.

Dalam tafsir demokrasi yang sering digembar-gemborkan KOMPAS, apakah hal itu menjadi terlarang…?

(Lihat foto: Puisi: MELAWAN KOMPAS!!!)


Artikel ini memiliki: 29 KomentarMenarik +8

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »