Selasa Legi? • penulis: Kopas, 29 November 2009 13:05:35 • 16 KomentarInspiratif +1

Percaya atau tidak adalah urusan pribadi masing-masing. Pengangkatan presiden dan wakil presiden tanggal 20 Oktober 2009 kemarin ternyata kurang baik dipandang dari ilmu orang jawa. Ilmu dari suku mereka berdua :p

Berikut saya kutip dari sini

... Oke, kita bahas soal hari pelantikannya, yaitu Selasa Legi. Dalam hitungan Jawa, Selasa itu 3, dan Legi itu 5. Jadi, totalnya 8. Jika dibagi 4, maka habis. Kalau hasilnya 0 (nol) atau habis, berarti "akan ada dan banyak yang mati, entah mati rizki, mati nyawa, mati masa depan, mati masa kejayaan, atau intinya ada unsur kematian disitu".

Kemudian, jika diurai, Selasa itu unsurnya angin. Artinya, sifat sifat angin itu mencari celah-celah yang bisa dilewati, ia menerobos dan masuk ketempat yang lebih rendah. Makna dari angin ini, jika diterapkan dalam kepemimpinan artinya terdapat keegoisan yang sangat kuat dalam diri seorang pemimpin tersebut. Dia ngotot sekali. Tidak mau kalah. Bukti riilnya? Anda bisa pikirkan sendiri dan lihat gaya SBY selama ini dan akhir-akhir ini.

Berikutnya, Legi itu air. Sifat air itu mengalir, ikut arus, dan mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, atau dari atas ke bawah. Tidak mungkin air akan kembali dengan sendirinya ke atas atau ketempat yang lebih tinggi. Dalam kehidupan kepemimpinan bangsa, seorang pemimpin tersebut mudah sekali melupakan janjinya. Janji hanya sekedar janji. Dia tidak akan mau kembali ke rakyat lagi, karena dia mengejar kejayaan diri dan kelompoknya.

Anda percaya? Silakan. Tidak percaya? Ya silakan juga :)

(Lihat foto: Selasa Legi?)


Artikel ini memiliki: 16 KomentarInspiratif +1

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »