Siapa Sebenarnya Hartati Murdaya? • penulis: Lady Meddy, 19 November 2009 19:30:55 • 29 KomentarMenarik +8

Saya terkejut membaca sebuah artikal yang diakui kopi-paste, oleh penulis bung Kopas, yang mengupas keterkaitan Hartati Murdaya dengan kisah resah belakangan ini, Cicak vs Buaya, Bank Century dan Dana Kampanye SBY. Saya (juga) lagi ke sini:

Tentu saja, dana tersebut dijalankan oleh Hartati Murdaya, dalam kapasitasnya sebagai Bendahara Partai Demokrat, dan diawasi oleh Eddy Baskoro plus Djoko Sujanto (Menkolhukam) yang waktu itu jadi Bendahara Tim Sukses SBY. Modus penggerogotan duit Negara ini biar rapi maka harus melibatkan orang bank (agar terkesan Bank Century diselamatkan pemerintah), maka ditugaskan lah Agus Martowardoyo (Dirut Bank Mandiri), yang kabarnya akan dijadikan Gubernur BI ini. Agus Marto lalu menyuruh Sumaryono (pejabat Bank Mandiri yang terkenal licik dan korup) untuk memimpin Bank Century saat pemerintah mulai mengalirkan duit 6,7 T ke Bank Century.

Antasari bukan hanya akan membongkar Century, tetapi dia juga mengancam akan membongkar proyek IT di KPU, dimana dalam tendernya dimenangkan oleh perusahaannya Hartati Murdaya (Bendahara Demokrat). Antasari sudah menjadi bola liar, ia membahayakan bukan hanya SBY tetapi juga Kepolisian, Kejaksaan, dan para konglomerat , serta para innercycle SBY. Akhirnya Kapolri dan Kejaksaan Agung membungkam Antasari. Melalui para intel akhirnya diketahui orang-orang dekat Antasari untuk menggunakan menjerat Antasari.

Ada 2 (dua) kali namanya disebut pada artikel itu. Saya memilih judul, "Siapa Sebenarnya Hartati Murdya?", karena terasa lebih aman. Coba anda bayangkan kalau saya memberi judul, "Mengupas Hartati Murdaya" tentu anda akan berpikir beliau adalah buah Mangga. (Kok, dikupas?). Atau kalau judulnya, "Menelanjangi Hartati Murdaya", wah tentu ini akan lebih heboh lagi, karena baru-baru ini umat Budha dikatakan "gerah" oleh isu yang dihembuskan media tentang Kisah Resahnya dengan Andi Zulkarnain Malarangeng.

Jadi, ndak apalah judulnya, itu saja. Lebih sopan, lebih elegan, toh kalau dipikir-pikir maksudnya sama.

Menurut data Apa dan Siapa dari PDAT:

Berkat bimbingan neneknya, masa remaja Hartati banyak dihabiskan di vihara untuk belajar agama Buddha. Di saat teman-temannya sepulang sekolah jalan-jalan atau nonton, kenangnya, “Saya langsung ke vihara.” Kegiatan utamanya di vihara adalah mengaji dan melakukan meditasi, selain menyapu, mengepel, membersihkan altar, dan mencuci baju bhiksu. “Saya mengikuti dengan serius ajaran guru agung Buddha Gautama,” paparnya. Karena itu, anak Jakarta ini bercita-cita jadi bhiksu, sampai ia sempat mendalami agama sampai ke Sri Langka.(Paragraf awal)

...

Ibu empat anak ini tak lupa memberikan pendidikan agama kepada anak-anaknya. Selain membiasakan pergi ke vihara, Hartati juga mengundang bhiksu untuk datang ke rumahnya. Soal cita-cita anak? “Saya ingin anak-anak menjadi pengusaha,” katanya. Alasannya: bisa meneruskan karir orangtua. “Bagaimana membuat hidup kita lebih berarti,” katanya tentang moto hidupnya. Hartati gemar makan gado-gado. (Paragraf terakhir)

Ada beberapa kata kunci yang berkaitan dengannya dan menarik untuk dibahas:

  • Pengusaha Terkemuka - Perempuan (lagi)
  • Bendahara Partai Demokrat
  • Nasabah Bank Century
  • Ketua Walubi
  • ...?

Wah, karena "antena" saya tergolong jongkok hanya itu informasi yang saya punya. Dan untuk itu pulalah saya posting artikel ini, barangkali pembaca Politikana ada yang lebih mengenal dan lebih dekat dengannya serta mau berbagi.

Itu saja. Makasih!

(Lihat foto: Siapa Sebenarnya Hartati Murdaya?)


Artikel ini memiliki: 29 KomentarMenarik +8

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »