' PATENI CICAK SATU PUTARAN,LANJUTKAN !! • penulis: Esemge, 07 November 2009 09:55:06 • 4 KomentarGak Penting -1

Suatu kali seorang tetangga pernah berteriak teriak ,tengah malam buta.Bukan karena kesurupan ,atau sedang bertengkar hebat dengn suaminya.Sambil membawa sapu ,teriakan ini keluar dari mulutnya ."tak pateni..tak pateni sisan ...cicak sialan...Usut punya usut tetangga saya ,ternyata masih punya kepercayaan kalau ketiban ( kejatuhan ) cicak di kepala ,alamat akan kehilangan salah satu anggota keluarga.Untuk menghindari hal tersebut,masih menurut kepercayaannya,cicak yang jatuh dikepalanya harus di pateni ( dibunuh)saat itu juga.Sempat tertawa juga ,ketika diceritain hal tersebut,karena masih ada orang yang mempercayai mitos mitos ,yang kebenarannya diragukan.Penasaran coba search di internet,ternyata banyak juga cerita seperti diatas.

Satu hal yang menarik dari pencarian dengan kata kunci cecak ,saya temukan di http://id.wikipedia.org/wiki/cecak.

Menurut syariat Islam,cecak-cecak harus diberantas,karena binatang ini dianggap suka mengganggu manusia. Ada dua kisah tentang cicak ,diantaranya adalah

1.Riwayat awalnya adalah dijelaskan bahwa disaat Nabi Ibrahim dilemparkan ke api oleh Namrudz maka semua hewan berusaha memadamkan api yang membakar Ibrahim itu,kecuali cecak.Dikisahkan bahwa " dahulu cecak itu meniup-niup ( api agar semakin berkobar membakar) Nabi Ibrahim

2.Pada waktu Nabi Muhammad SAW dikejar oleh kaum musyrikin Arab dan bersembunyi di gua Hiro,tiba-tiba ada cecak memberitahu mereka dengan bunyinya,bahwa ada orang didalam gua.Maka Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk membunuh hewan ini dimanapun kita jumpai.Nabi Muhammad SAW bersabda ,Barangsiapa yang membunuh cecak dengan satu pukulan maka baginya 100 pahala,dan bila dengan dua pukulan maka terus berkurang dan berkurang.

Jadi ,wajar tho kalau cicak itu harus dipateni . Mungkin suatu hari nanti akan ada slogan ' PATENI CICAK SATU PUTARAN,LANJUTKAN !!"

(Lihat foto: ' PATENI CICAK SATU PUTARAN,LANJUTKAN !!)


Artikel ini memiliki: 4 KomentarGak Penting -1

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »