Wah ,aku harus manggil apa sama Anggodo? Saudara ,bukan,..hopeng juga bukan,kenal apalagi,...jadi panggil Kong sajalah biar kelihatan akrab.
Kong Anggodo ,mban-mban kamsia ya,kerena berkat kong Anggodo ,saya jadi punya alasan,untuk mengatakan bahwa mafia peradilan ntu memang ada.Rekaman kong Anggodo memberi bukti bahwa makelar kasus di pengadilan masih ada,tidak hanya sekedar wacana. Satu lagi bahwa hukum disini bisa diperjual belikan dengan hopeng sekalipun ,yang penting cincai lah,sama sama tahu,sama sama mengerti. Kongkalikong kong Anggodo sama pejabat kepolisian,kejaksaan ,dalam rekaman KPK ,memperjelas bahwa cukong-cukong lebih berkuasa dari pejabat.Kata kuncinya cuma fulus dan cincai lah.
Sekali lagi mban-mban kamsia.Tapi bagi saya engkong tetep seorang juancook!
(Lihat foto: Kamsia ,kong Anggodo.)
Artikel ini memiliki: 3 Komentar • Lucu +2