Milih Siapa? • penulis: abah, 07 Juli 2009 10:55:21 • 16 KomentarRating 0

Memilih kali ini, saya dilanda kebingungan antaran SBY atau JK, idealnya sih mereka masih bersama.

SBY cukup responsif dan mau mendengar, arif bijaksana dan kharismatis, dan dari sisi tampilan luar ideal banget untuk sosok seorang presiden.

Tapi kalau kita lihat lebih jauh duet SBY-Boediono, SBy yang berlatarbelakang militer, dikenal peragu, disandingkan dengan boediono yang birokrat dan akademis, akan melahirkan kepemimpinan yang baik dari sisi administratif, tapi tidak akan memberikan dampak peningkatan kesejahteraan masyarakat indonesia secara signifikan, mereka cenderung akan meneruskan pemerintahan yang ada, tidak ada terobosan baru. Kebaikannya sih, setidaknya jika merka memimpin negara kita tidak akan menjadi lebih buruk.
Pasangan ini cocok bagi mereka yang diuntungkan dengan kondisi saat ini, juga mereka yang merasa tidak dirugikan dengan konsisi sekarang, atau mereka yang terpesona akan kharisama SBY.

Untuk pasangan JK, Jk dikenal sebagai seoarang entrepreneur yang cukup sukses. Latar belakang seoarang entrepreuneur, JK seoarang yang percaya diri, berani membuat terobosan dan tentunya berani mengambil resiko. Kiprahnya dipemerintahan dikenal meberikan banyak terobosan, efisiensi anggaran dan pro kemandirian bangsa. Jika pasangan ini terpilih, besar kemungkinan akan ada terobosan-terobosan baru di pemerintahan, dan jika berhasil, tingkat kesejahteraan masyarakat indonesia akan jauh lebih baik jika dibandingkan SBY-Boediono terpilih, tapi jika tidak barhasil, resikonya bisa lebih buruk dari pemerintahan sekarang.

Untuk pasangan mega-Pro, saya melihat mereka cenderung kurang menguasai medan, sehingag terlihat dalam beberapa hal terlalu menyederhanakan permasalahan, misalnya menolak UU BHP, menghapuskan karyawan out sourcing, cadangan devisa yang hanya dilihat dari sisi surplus ekspor saja.
Jika mereka terpilih, investor akan cukup ketakutan, mungkin saja IHSG anjlok, rupiah melemah. Kebijakannya akan jor-joran pada bidang pertanian, sementara pada bidang lain kurang. Pasangan ini memiliki tingkat resiko yang paling besar dari pasangan yang lainnya....

Jadi pilihannya siapa? tetap saja, saya sampai saat ini masih bingung... 

 

(Lihat foto: Milih Siapa?)


Artikel ini memiliki: 16 KomentarRating 0

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »