di negeri yang begini gering,
kita adalah jelata pangling
lakon kita seumpama lampiran, tak penting
mengayun malas seperti daun kering
telanjang tanpa dibungkus dua tanda kutip atau cetak miring
ketika disebut, samar dilindas riuh bualan bising
andai kita coba angkat suara sedikit nyaring
penguasa lantas tutup hidung, katanya mulut kita bau pesing
dan kata yang diumbar bikin kepala mereka pening
lantas tangan mengayun pentung
kita hanya boleh bicara sekali, ketika telunjuk mesti dilinting
di sebuah kotak yang berjarak lima tahun sekali giring
hadiahnya secarik baju bergambar kawanan maling
setelahnya kita jadi jelata lagi yang terasing
pangling lagi, kemana mesti berpaling
bangsa yang tak lekang ditelikung
oleh pawai para pembohong
Omni vivum ex ovo, omni ovum ex vivo
Omni malu lapor ke jaksa, omni marah prita dijitak
(Lihat foto: [Sajak] Tak Lekang Ditelikung Maling)
Artikel ini memiliki: 2 Komentar • Bagus +2