[Sajak] Tak Lekang Ditelikung Maling • penulis: daengrusle, 10 Juni 2009 14:06:05 • 2 KomentarBagus +2

di negeri yang begini gering,

kita adalah jelata pangling

 

lakon kita seumpama lampiran, tak penting

mengayun malas seperti daun kering

telanjang tanpa dibungkus dua tanda kutip atau cetak miring

ketika disebut, samar dilindas riuh bualan bising

 

andai kita coba angkat suara sedikit nyaring

penguasa lantas tutup hidung, katanya mulut kita bau pesing

dan kata yang diumbar bikin kepala mereka pening

lantas tangan mengayun pentung

 

kita hanya boleh bicara sekali, ketika telunjuk mesti dilinting

di sebuah kotak yang berjarak lima tahun sekali giring

hadiahnya secarik baju bergambar kawanan maling

setelahnya kita jadi jelata lagi yang terasing

 

pangling lagi, kemana mesti berpaling

bangsa yang tak lekang ditelikung

oleh pawai para pembohong

 

 

Omni vivum ex ovo, omni ovum ex vivo

Omni malu lapor ke jaksa, omni marah prita dijitak

(Lihat foto: [Sajak] Tak Lekang Ditelikung Maling)


Artikel ini memiliki: 2 KomentarBagus +2

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »