Wah..wah..., terlambat membuka Politikana ternyata rugi juga. Topik hari ini "perang atau tidak perang”. Seru !!
Kebetulan sejak kemarin saya mendampingi sebuah acara simulasi pengambilan keputusan yang diadakan oleh kelompok pemuda di kampung saya. Dan, ndilalah, salah-satu topiknya sama dengan topik hangat di politikana.
Salah-satu materi simulasi adalah ketika saya meminta para peserta menulis di secarik kertas (tanpa perlu mencantumkan nama agar mereka dapat berpendapat dengan bebas) tentang sikap pribadi mereka menghadapi pilihan seperti di atas. Jawaban yang saya dapatkan ternyata sama. Secara umum akhirnya terkotak menjadi dua kubu pendapat. Kubu perang dan kubu jangan perang. Semua berargumentasi dengan baik dan menggunakan akal sehat, walaupun terkadang nyleneh dan emosional khas anak muda.
Dari seluruh pendapat yang terkumpul, saya tertarik pada salah-satunya. Yang membuat saya tertarik selain karena kepolosannya, juga karena saya menjadi ragu-ragu untuk mengelompokkannya di kotak yang mana.
Begini isi pendapatnya:
“Mau perang dengan Malaysia? Hayyuukk…!!! Persoalannya, siapa yang mau berdiri paling depan? Anyone? Saya? Ah, saya di barisan tengah aja deh.. Malah agak ke belakang, kalau bisa. Maklum, badan saya kurus-kecil-kerempeng, ngga’ trampil berkelahi juga, apalagi urusan tembak-menembak dengan senjata api...., gaptek total !! Selain itu nyali saya juga ngga seberapa besar. Dan satu lagi..., saya juga takut mati konyol. Penakut ya, saya? Biar deh… Tapi saya nasionalis dan cinta Indonesia lho. Sumpah, kalau memang sudah diputuskan perang, saya pasti ikutan!! Cuma, ya itu…., saya jangan di depan, pliss.. “
Masuk kotak yang mana menurut Anda ?
(Lihat foto: Mau Perang ? Haayyuukkk...!!!)
Artikel ini memiliki: 42 Komentar • Lucu +10