Saya baru meninggalkan kantor jam 9 lewat. Ketika saya melewati jalan Tambak, tampak antrian panjang kendaraan. Wah! Ada apa ini? Tumben-tumbenan macet jam segini...
Dan baru saja saya tau bahwa sebelum Jl. Diponegoro ditutup karena ada tawuran antar mahasiswa dari Detik.com. Ah... mereka lagi mereka lagi...
Belum lama saya menulis tentang mahasiswa di politikana, sekarang mereka berulah lagi. Makin parah pula. Padahal saya sangat senang sekali melihat para mahasiswa tersebut ketika seminggu yang lalu saya memberikan workshop kepada salah satu kampus yang bertikai. Terlihat antusias dan semangat khas mahasiswa pada saat itu... dan saat itu disalurkan melalui waktu dan tempat yang tepat.
Sekarang, pupus sudah kebahagiaan saya tersebut. Saya cuma bisa bertanya-tanya dan ikut bersedih kenapa adik-adik kita itu semakin tidak dapat menjadi contoh buat masyarakat umum. Ah, ironis tampaknya dengan ucapan Bung Karno, "Beri saya 10 pemuda dan akan saya guncangkan dunia!"
Selama ini padahal mahasiswalah yang paling kritis dalam mengawasi ketimpangan-ketimpangan sosial yang terjadi. Ketika ada yang namanya Parlemen Watch, Corruption Watch... apa perlu saat ini kita membuat Academic Watch?
Sumber gambar: www.detik.com
(Lihat foto: Mau apa Mahasiswa II)
Artikel ini memiliki: 13 Komentar • Penting +5