Nutrisari, Es Beye, dan Sang Besan • penulis: #nasigoreng, 28 Mei 2009 12:11:34 • 5 KomentarBiasa +3

Saya sebagai fans berat Pak Nutrisari merasa kecewa berat sang idola masuk penjara.

Pak Nutrisari yang dikenal sebagai tukang nangkep koruptor, eh sekarang malahan ditangkep sama pak Polisi. Beliau ditangkap bukan karena tuduhan korupsi, tapi lantaran dituduh membunuh anak manusia gak jelas yang bernama Anton.

Selama ditahan, saya melihat pak Nutrisari diperlakukan layaknya pencuri ayam. Lihat saja Pak Nutrisari dengan tampannya memakai baju tahanan warna oranye itu. Pastilah baju itu bau!

Tega sekali Pak Polisi. Sepertinya mereka telah lupa (atau pura-pura lupa?) kalau beliau adalah seorang pahlawan anti korupsi. Jabatan Nutrisari dulu bukanlah jabatan ecek-ecek, mungkin setingkat menteri!

Tumben ya polisi bisa berani seperti itu. ada apa ini ?...Biasanya mereka cuma kejam sama pencopet lho dan tetep baik sama pejabat-pejabat lain yang sedang terkena kasus.

Sampai saat ini saya masih memikirkan alasan dibalik perilaku kejam pak polisi thdp Nutrisari. Ada banyak kemungkinan yang muncul dipikiran seorang fans beratnya ini. Memang dugaan saya hanyalah common sense, sama seperti pendapat para pengamat politik,intelijen dan orang awam lainnya.

By the way, ingatan kita tentu masih kuat akan penangkapan Sang Besan oleh KAPEKA. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, Sang Besan diduga kuat sebagai kunci dari kasus korupsi BLBI. Namun sebelum ditangkap, banyak pihak yang mengatakan kalau penangkapan Sang Besan dirasa lambat. Sampai ada yang yang mengatakan penyebab kelambatan ini disebabkan adanya hubungan keluarga antara Es beye dan Sang besan.

Tapi pada akhirnya, Pak Nutrisari tetap menjalankan tugas mulianya dengan baik. Ia menangkap Sang Besan!. Hebat! Namun justru disinilah awal dari kesialan pak Nutrisari.

Kenapa sial? karena ketika Pak Nutrisari mendapat kasus, Pak Polisi tak mau membantu. Kita tahu kalau Kepala Polisi Endonesia (Kapolisi) adalah bawahan Mr. Es Beye. Sebelum menangkap Nutrisari, tentu Kapolisi menghubungi es Beye terlebih dahulu,tentunya untuk meminta izin menangkap karena nutrisari bukanlah orang sembarangan. Lantas seperti yang kita tahu, akhirnya Nutrisari diciduk dengan perlakuan seperti pencopet.

Terus terang Pak Nutrisari adalah Bos KAPEKA yang paling berani. Teman es beye yang bernama Artajelita saja dilibas (ingat kan es beye pernah hadir ke acara pernikahan anak artajelita?), belum lagi pelaku-pelaku korupsi lainnya yang menjadi korban keganasan Nutrisari. Namun dia menemui ajalnya ketika menangkap Sang Besan. Dengan berat hati, petualangn Nutrisari harus diakhiri sampai disini.

jadi pesan moral dari semua ini adalah Kita harus "tebang Pilih"...

akhir kata, mungkin sebagian fans es beye ada yang merasa ini basi. ah itu perasaan anda saja, tidak bagi fans berat Pak Nutrisari yang selalu mengidamkan pemberantasan korupsi.

Mari Libas Koruptor! tapi tetep, jangan melupakan nasihat "tebang pilih", biar gak ditangkep Pak Polisi bung...


Artikel ini memiliki: 5 KomentarBiasa +3

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »