Don't see a book from its cover and Every man has His price • penulis: TiaCuTe, 13 Mei 2009 20:14:45 • 3 KomentarBagus +0

Di saat kandidat lain sibuk mencari pasangan untuk pilpres Juli nanti,SBY dan tim dari partai Demokrat terkesan lambat, cuek bahkan nampak seperti putus asa. Kenapa? Karena belum tampak tanda-tanda beliau searching and hunting pasangan ditambah lagi ada yang namanya Koalisi Besar yang sepertinya ingin melawan kubu SBY ini habis-habisan.

Akhir-akhir ini banyak berita yang memberitakan bahwa SBY sudah mempunyai pasangan, yakni Boediono. Seperti yang telah diketahui bahwa Boediono merupakan praktisi ekonomi sekaligus Gubernur BI yang notabene ahli dalam bidang perekonomian dan moneter.

Setelah SBY menemukan pasangannya, banyak kalangan yang melontarkan komentar, argumantasi bahkan kritikan akan hal tersebut. Apalagi partai-partai mitra Cikeas. Pro dan kontra mulai berdatangan, namun tampaknya SBY tidak bergeming. Beliau bersikeras dengan pilihannya.

Walaupun banyak kalangan yang menyangsikan kemampuan Boediono dalam memimpin negara dan mendampingi SBY, tetapi tampaknya SBY melihat sebuah kesempatan akan hal itu. SBY dikenal dengan sikap diplomatisnya dalam menangani masalah politik. Boediono memiliki kredibilitas cukup dalam menangani perekonomian Indonesai. Jika ditelaah lebih jauh,bukankah itu dapat menjadikan suatu sinergi yang imbang?????? Kalau dilihat sepertinya inilah strategi SBY untuk Indonesia 5 tahun ke depan. Keduanya cakap dalam diplomasi, namun spesifiknya adalah Boediono memegang kendali perekonomian dan SBY memegang kendali politik.

Para partai mitra Cikeas, haraplah berpikir jauh ke depan dan lihat dengan cermat apa yang tersirat dalam setiap keputusan dan tindakan yang diambil oleh mitranya. Jangan terburu-buru.


Artikel ini memiliki: 3 KomentarBagus +0

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »