Sijahat Itu Bernama Kekuasaan • penulis: pajolo, 30 April 2009 12:28:13 • 9 KomentarMenarik +3

Bermula dari kegiatan menonton acara today dialog di stasiun televisi metrotv pada hari selasa 28 april 2009 sekitar jam 10.30 malam,acara tersebut menghadirkan 4 orang dari partai besar di negeri ini diantaranya

 

  1. Bapak poempida dari partai golkar
  2. Bapak tifatul sembiring dari pks
  3. Bapak sabam sirait dari pdi-p
  4. Bapak hayono isman dari partai demokrat

 

Tema dialog waktu itu adalah tema ”basi” yang selalu dihadirkan hampir tiap stasiun televisi dan koran beberapa bulan ini yaitu koalisi dan bagi-bagi kekuasaan,tapi bukan masalah itu yang jadi ganjalan di hati ini

Pada saat pembawa acara yang cantik mbak kania menayangkan hasil survei dari tiap-tiap partai tentang siapa yang diinginkan oleh masing-masing pemilih  untuk jadi calon presiden terlihat incumbent masih mendapat hati di mata pemilih,dan ketika diminta pendapat kepada masing-masing narasumber tentang hasil survei tersebut saya jadi sedikit terkejut dengan pendapat bapak sabam sirait yang dari pdi-p

 

Itukan hasil saat ini kitakan tidak tahu hasil yang mendatang,bisa saja beberapa bulan kedepan popularitasnya menurun,misalnya dengan banyaknya bom meledak dimana-mana dan ini bisa membuat popularitasnya menurun

 

”bom meledak dimana-mana”,mudah sekali bapak berbicara seperti itu,bapak seorang politisi senior yang selalu berbicara demi kepentingan negara masih banyak contoh yang bisa diberikan pak bukan dengan kata-kata itu....,saya merasa kata-kata tersebut lahir dari hati nurani bapak yang paling dalam atau mungkin seperti itulah cara politisi kita untuk mengalahkan lawan mereka untuk mendapatkan kekuasaan???

Layaknya  orangtua yang akan memberi nama pada anaknya yang baru lahir,begitulah keadaan politik kita saat ini untuk saat ini...”Sijahat itu bernama kekuasaan”

 

 


Artikel ini memiliki: 9 KomentarMenarik +3

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »