Diskusi Politik seringkali melelahkan dari pada menyelesaikan masalah. Tapi, yang nama hobby, mau gimana lagi.
Politik sih, Politik. Jangan serius-serius amat, donk!
Politik juga kenal Romantika dan Cinta. Banyak kita dengar dan kita baca para aktivis politik pun terlibat kisah asmara. Entah karena memang saling cinta, entah karena ingin memata-matai, agenda lawan politik.
Semua bisa terjadi, dan kisah aktivis politik ini dapat dirangkai menjadi sebuah roman pada sebuah cerita pendek (cerpen). Hanya saja, tentu jalan ceritanya akan lebih seru bila cerpen itu dikarang dan dirangkai bergotong royong. Dimana, ending cerita, tak ada yang tahu. Itu yang bikin Dag Dig Dug....!
Aku, sudah lama gak login ke Cerpenista.Com, namun kok tiba-tiba tertarik membuat sebuah Group, khusus bagi para Politikanawan/wati, nama grupnya #POLITIKANA. Walau sudah ada Group Politica, gak ada salahnya kan?
Cerpen perdana di Group #POLITIKANA itu berjudul Mas Taher dan Mbak Demok dengan kalimat pertama begini;
Cinta memang tak mengenal batas. Kalau ada sir, di kalbu daya tarik itu selalu ada dan kuat. Tak soal beda ideologi, kalau cinta sudah melekat. apapun bisa terjadi. Mas Taher dan Mbak Denok, sesama aktivis, beda pandangan namun saling cinta...
Karena aturan mainan di Cerpenista.Com nulisnya mesti gantian dan keroyokan alias gotong royong, maka paragraf itu belum dapat dilanjutkan.
Tertarik untuk meneruskan? Gabung, yuk...! ke #POLITIKANA di CERPENISTA
(Lihat foto: Politikana di Cerpenista, Yuk!)
Artikel ini memiliki: 39 Komentar • Menarik +6