Pilih Saja Caleg Perempuan • penulis: Ndoro Kakung, 05 Maret 2009 18:25:52 • 11 KomentarMenarik +3

Siapakah yang akan kita pilih pada 9 April 2009? Inilah salah satu pertanyaan paling penting -- dan membingungkan -- bagi sebagian  calon pemilih saat ini.

Hiruk-pikuknya kampanye para calon legislator, riuhnya tempelan poster dan baliho caleg di pinggir jalan tak membuat pilihan makin mudah. Sebaliknya, publik kian bingung akan memilih siapa.

Poster-poster caleg itu tak memberikan informasi apa pun, kecuali potret, nama, partai, dan nomor urut caleg. Publik sama sekali tak tahu seperti apa kualitas mereka, program sang caleg, kelebihan caleg itu dibanding kandidat lain, bagaimana rekam jejaknya, dan sebagainya. Alhasil, mereka sama saja di mata para calon pemilih. Bahkan untuk sekadar mengingat nama calon di daerah pemilihan masing-masing pun, publik tak mampu.

Lalu, apa solusinya?

Seorang teman berbisik, pilih saja caleg perempuan karena mereka relatif bersih dibanding caleg lelaki pada umumnya. Buktinya, belum pernah ada legislator atau pejabat perempuan yang ditahan karena korupsi.

Kalau dalam sebuah partai ada lebih dari satu caleg perempuan, kata teman saya itu, pilih saja yang sampean sukai namanya. Pokoknya, yang penting perempuan.

Dengan memilih caleg perempuan berarti kita berpeluang memiliki anggota Dewan yang bersih, yang tak korup. Makin banyak caleg perempuan yang terpilih, makin besar peluang itu.

Bagaimana seandainya kelak caleg perempuan itu ternyata korup juga?

"Jangan khawatir," kata teman saya itu. "Lima tahun lagi kita pilih caleg perempuan lainnya, ha-ha-ha...."

Bagaimana menurut sampean, Ki Sanak?


Artikel ini memiliki: 11 KomentarMenarik +3

Tulisan terkait:

Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »